Bunda's posts with tag: buddies

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag buddies
LinkBelajar Bahasa Arab Via PhoneMar 13, '08 2:27 AM
for everyone
Link: http://www.alnoor-way.com

Ini project-nya my brotherz, Idham & Mamab. Wish U suxes deh...! undefined


Belajar Bahasa Arab Via Phone "BBA V-P" bermula dari diskusi tiga orang aktivis LSM pada pertengahan tahun 2007. Ketiga orang aktivis yang masing-masing memiliki latar belakang pendidikan S2 di Islamabad-Pakistan tersebut menyadari akan tingginya minat belajar bahasa Arab dari beberapa lapisan masyarakat di Indonesia yang selama ini mereka jumpai. Tapi di sisi lain, banyak diantara kalangan peminat belajar bahasa Arab tersebut yang memiliki jadwal akivitas cukup padat, sehingga mereka kesulitan mengatur jadwal untuk menghadiri kelas-kelas bahasa Arab yang tersedia. Problem ini ditambah lagi dengan kondisi jalan-jalan di kota-kota besar yang sering mengalami kemacetan setiap hari.

Pada tahun 2008 persaingan yang amat ketat antar operator telepon berimbas kepada penurunan tarif telepon sehingga lebih memudahkan masyarakat untuk menjangkau perangkat komunikasi. Hal ini kami pandang sebagai peluang emas untuk menangkap kebutuhan mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke kelas-kelas kursus konvensional agar memiliki kesempatan untuk bisa belajar bahasa Arab dengan menggunakan fasilitas komunikasi yang tersedia.

Dalam jeda waktu antara pertengahan 2007 hingga awal 2008, upaya penyusunan sebuah buku panduan yang dapat menjamin keberhasilan program BBA V-P ini terus diupayakan. Hingga akhirnya ditelurkan sebuah panduan pilot project dalam bentuk buku kecil yang disusun oleh Sdr. Idham Cholid dan Sdr. Mabni Darsi dengan judul: Al-Hiwarul al-Yaumy. Buku ini telah mengalami proses editing oleh seorang pemerhati pendidikan yang berkewarganegaraan Bahrain, dan dibaca 'zauk arabiy'nya oleh salah seorang praktisi perbankan milik pemerintah di Dubai.

Buku al-Hiwarul al-Yaumy juga telah mengalami proses uji coba dan berhasil dirasakan manfaatnya. Para peserta program BBA V-P telah menuliskan testimoninya. Diantaranya adalah Adik Fajar (21 th), mahasiswa IT di sebuah perguruan tinggi negeri di Jakarta, Ibu Novi (26 th) seorang Ibu Rumah Tangga, Bapak Fajar (36 th) seorang Pegawai Administrasi di sebuah LSM Nasional, dan Sdr. Maryadi (31 th) seorang pengusaha dari Cijantung. Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi mereka yang telah membuktikan betapa efektifnya dan efisiennya sistem belajar ini.

Semangat dan pemikiran untuk terus mengembangkan sistem BBA V-P ini akan terus kami jaga dengan upaya memahami kebutuhan berbahasa Arab dari berbagai lapisan masyarakat (professional) yang memiliki minat untuk belajar bahasa Arab. Dan lebih jauh lagi, semangat itu, pemikiran dan berbagai upaya juga akan terus kami kembangkan agar berbagai lapisan masyarakat Indonesia dalam berbagai pilihan profesi yang digelutinya dapat mengekspresikan diri melalui bahasa yang kaya ini sehingga dapat meminimalisir kesalahfahaman dan menjadikan jalur komunikasi diantara umat manusia khususnya dengan warga Timur Tengah dan warga dunia pada umumnya menjadi lebih lancar sehingga terjalin hubungan yang harmonis.


Woi...! Jangan lupa profit-nya, Bro...! Dah gue iklanin neh... $-)

Blog EntryMencari Dalang Pembunuh BenazirJan 11, '08 11:02 AM
for everyone

Oleh: Adam Bakhtiar

Ketika tulisan ini dibuat, kira-kira 30 jam setelah terbunuhnya Benazir Bhutto. Berbagai macam versi pembunuhannya telah dibuat dan dirubah, kurang lebih dari tiga kali revisi atas alur pembunuhuan sang mantan Perdana Mentri tersebut, yang mana setiap versi memicu banyak tanda tanya dan kejanggalan, versi pertama pada awal kematian Benazir setelah beberapa jam, pihak kedokteran rumah sakit mengabarkan bahwa Benazir tewas ditembak pembunuh misterius yang tidak lama kemudian meledakkan dirinya. Kemudian versi kedua; jam satu dini hari 29 December diumumkan lagi oleh pihak dokter yang menangani kasus tersebut menyatakan bahwa Benazir tewas dikarenakan benturan keras dari atap (sunroof) Land Cruisernya dan bukan oleh tembakan, demikian sebagaimana press conference dari Mentri dalam negri Pakistan Javed Iqbal Cheema. Kemudian dia menambahkan bahwa dalang dibalik semua peristiwa ini adalah Al-Qaeda, terbukti dengan hasil rekaman percakapan antara pembunuh tersebut dengan pimpinannya (sesama Teroris) sebelum terjadi suicide bomber .

Ketika Jhon F Kennedy tewas terbunuh oleh tembakan peluru yang mengenai kepalanya di kota Dallas, Bertrand Russel menulis sebuah artikel berjudul Minority of One on September 6, 1964.


Dimana dia mengatakan “Pernyataan resmi terhadap pembunuhan Presiden Kennedy telah menimbulkan teka teki dan penuh kontradiksi satu sama lain, dimana pernyataannya telah ditulis ulang dan direvisi lebih dari tiga kali, kebohongan nyata ini telah tersebar oleh media-media cukup luas. Akan tetapi penolakan dan sanggahan akan kebohongan tersebut tidak terpublikasian sama sekali oleh pihak media”.

Russel mengajukan 16 pertanyaan kepada pihak yang berwenang, semuanya berkaitan satu sama lain meskipun tudingan russel tersebut tidak digubris sama sekali oleh pihak yang berwenang. Dan misteri pembunuhan orang nomor wahid Amerika tersebut tetap menjadi sebuah kasus terbesar yang tak kunjung terselesaikan investigasinya. Dalam kisaran dua hari setelah terbunuhnya Benazir, televisi kenamaan Amerika “Fox News” menjuluki kejadian tersebut dengan“ Pakistan’s Kennedy Murder”. Dari sini muncul pertayaan kembali, kira-kira apakah mereka tahu apa yang kita tidak tahu? Atau secara tidak langsung mereka ingin menyampaikan pesan bahwa, investigasi kejadian tersebut akan hilang begitu saja dan menguap tanpa bekas yang bisa ditelisik, sebagaimana tidak terungkapnya kasus Kennedy diatas. Beberapa saat kemudian mobil pemadam kebakaran datang ditempat kejadian perkara dan membersihkan segala sesuatunya, termasuk juga bukti-bukti yang ada di lapangan.

Yang patut disayangkan adalah tidak adanya autopsi pada jenazah Benazir Bhutto sebelum di makamkan, wal hasil tidak ada yang bisa memastikan bagaimana sebab-sebab pasti Benazir terbunuh. Berbagai macam pertanyaan timbul; bagaimana meninggalnya Benazir? Siapakah pembunuhnya? Apakah disebabkan bomb? Peluru? Atap mobil? Serangan jantung? Berapa peluru yang bersarang di kepalanya? Ditembak dari belakang atau dari depan? Apakah si penembak dan pengebom satu orang yang sama? Sniperkah? Dan lainnya. Tidak ada jawaban yang pasti akan semua pertanyaan itu, dan terbukti tak seorangpun bisa menjelaskannya dengan baik. Jawabnnya telah terkubur rapat-rapat dalam Garhi Khuda Bukh.

Berdasarkan undang-undang investigasi, masalah seperti ini pertanggung jawabannya dikembalikan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini negara. Hal semacam ini tidak sepatutnya dikesampingkan, yang mana ini adalalah sebuah perintah. Negara berkewajiban untuk menuntaskan melalui penyidikan; termasuk melakukan autopsy dan melacak semua bukti-bukti kejahatan dan ini hanya bisa dilakukan oleh expert yang berpengalaman dalam bidang penyidikan kasus kriminalitas besar. Hukum juga memperkenankan penelusuran jurisprudensi kedokteran, yang disebut sebagai forensik. Terlebih lagi teknologi kedokteran saat ini sudah berkembang pesat, terutama para ahli dapat menjelaskan kepada masyarakat secara detail darimana datangnya peluru dan siapa pemilik serta dimana senjata tersebut dibeli, yang mana semua itu bisa menuntaskan seluruh misteri pembunuhan Benazir.

Kalau ingin bukti, tanyakan kepada sang Presiden Musharraf akan pentingnya sebuah penyelidikan berdasarkan hasil forensik, dimana ia menjelaskan secara detil dalam potongan-potongan biografi di dalam memoir pribadinya “ In The Line Of Fire”. yang mengisahkan beberapa percobaan pembunuhan terhadap dirinya, tahukah anda bahwa sebuah percakapan yang dihasilkan dari handphone dapat mudah dilacak dan disadap?


Dr Noreena Hertz dalam bukunya ‘The Silent Takeover : Global Capitalism and the Death of Democracy’ menjelaskan dengan rinci akan sejarah dan cara kerja jaringan surveillance yang disebut sebagai ECHELON, yang mempunyai kemampuan untuk menangkap serta memantau lalu lintas email dan saluran telfon rakyat Eropa.

Satu-satunya orang yang bertanggung jawab dalam investigasi masalah ini, adalah Kepala Staff Angkatan Darat yang baru saja dilantik menggantikan Jendral Pervez Musharraf untuk menggantikan tampuk kekuasaannya yang mau tidak mau harus menanggalkan baju militernya atas desakan semua fraksi dan rakyat Pakistan sendiri.


Sebagai seorang Jendral, Kiyani tentunya sudah berpengalaman dalam melacak pembunuh, yang hanya membutuhkan sedikit petunjuk. Tapi sayangnya semua bukti dan pentunjuk untuk penyidikan sudah terlanjur disapu bersih dan dihilangkan untuk mempersulit penyidikan kasus pembunuhan Benazir yang sebetulnya.

Sebagaimana ledakan sebelumnya, tepatnya 18 oktober di awal sambutan kedatangan Benazir yang menewaskan kurang lebih 140 pendukungnya, sadar akan ancaman terhadap keselamatan dirinya, Benazir telah mewanti-wanti pihak keamanan akan kurangnya penjagaan terhadap dirinya, sekaligus meminta diperketat keamanan untuknya. Sekarang dia telah mati dan tidak ada yang mempersoalkan bagaimana lengahnya penjagaan dari pihak negara untuk seorang politis besar dan disegani seperti Bhutto dan keluarga.


Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut, orang kepercayaan People Party of Pakistan, Amin Makhdoom. Yang mengatakan; “andai Benazir tidak mengeluarkan tubuhnya dari atap mobil kemungkinan besar dia masih hidup saat ini”.

Dan berita terbaru ketika tulisan ini dibuat, pihak kepala kepolisian Rawalpindi menolak untuk diadakannya autopsy ( The News, December 30, 2007) dan penulis yakin bahwa pemakaman Benazir yang memakan waktu singkat itu tidak lain karena support dari pemerintah untuk menyegerakan penguburan Mantan Perdana Mentri tersebut, sebagaiman pemakaman kedua Perdana Mentri sebelumnya, Liaquat Ali Khan dan ayah Benazir, Zulfikar Ali Bhutto. Yang sama-sama terbunuh disaat masih memegang tampuk kekuasaan.

Para pembesar politik pakistan termasuk rival politik Benazir, yang biasanya vokal dalam berbicara kini setelah kematiannya diam seribu bahasa, hanya seorang Nawas Sharif lah yang masih bersuara keras menutut pemerintah Pakistan agar mewujudkan apa yang selama ini menjadi cita-cita Benazir dan segenap rakyat Pakistan pada umumya, yaitu membuka jalannya demokrasi yang adil dan bebas. Nawas Sharif juga meminta Presiden Pervez Musharraf mundur dari jabatannya sebagai Presiden, dikarenakan tidak ada seorang pun pemimpin Pakistan yang pernah mengundurkan dirinya secara terhormat dan gentle, dan inilah saat-saat menekan Presiden mundur dari jabatannya, demikian seloroh Nawas Sharif di sela-sela jumpa pers.

Satu hal lagi yang patut diperhatikan, sejak pembunuhan Liaquat Ali Khan sampai Murtaza Bhutto ( saudara laki-laki Benazir Bhutto) tidak siapapun yang mampu mengungkap siapa dalang dibalik pembunuhan mereka, pemerintah Amerika meminta kepada pemerintah setempat memberikan keseriusan dalam mengungkap siapa dibalik pembunuhan Benazir, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dimata masyarakat kepada pemerintah, maka itu pemerintah diminta untuk membuat sebuah tim independen demi mengungkap siapa sebenarnya pembunuh Benazir Bhutto.

Link : http://%20fospipakistan.co.nr/

 

Adam ini salah satu adekku yang masih kuliah di Int'l Islamic University - Islamabad jurusan Hadith and its Sciences. Dia dulu MPer aktif & waktu aku baru p'tama kali kenal MP...dia yg banyak ngenalin aku ke temen2nya. Sekarang temen2nya masih aktif di MP & jadi temen2ku juga...tapi MP-nya Adam udah Almarhum... :(


Blog EntryPerbedaan Zakat dan ShodaqohSep 30, '07 10:24 PM
for everyone

Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan apabila telah memenuhi syarat – syarat yang telah ditentukan oleh agama, dan disalurkan kepada orang–orang yang telah ditentukan pula, yaitu delapan golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 60 : “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk  budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana .”

Jika zakat terbatasi pada ketentuan nishab dan haul, Sementara pengertian infaq adalah mengeluarkan harta yang mencakup zakat dan non zakat. Infaq ada yang wajib dan ada yang sunnah. Infaq wajib diantaranya zakat, kafarat, nadzar, dll. adapun Infak sunnah diantara nya, infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak bencana alam, infak kemanusiaan, dll. infaq dan shodaqoh dapat dilakukan kapan saja tanpa batasan jumlah. Rasulullah Muhammad SAW selalu mendorong umatnya berinfaq dan shodaqoh baik di kala lapang maupun sempit. Terkait dengan infak ini Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim ada malaikat yang senantiasa berdo’a setiap pagi dan sore : “Ya Allah SWT berilah orang yang berinfak, gantinya. Dan berkata yang lain : “Ya Allah jadikanlah orang yang menahan infak, kehancuran”.

Donasi yang terkumpul dari infaq dan sedekah dikelola secara amanah dan profesional untuk dikembalikan ke masyarakat yang membutuhkan dalam program-program populis dan pemberdayaan, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, maupun aksi social.

Adapun Shadaqoh dapat bermakna infak, zakat dan kabaikan non materi. Dalam hadits Rasulullah SAW memberi jawaban kepada orang-orang miskin yang cemburu terhadap orang kaya yang banyak bershadaqoh dengan hartanya, beliau bersabda : “Setiap tasbih adalah shadaqoh, setiap takbir shadaqoh, setiap tahmid shadaqoh, setiap tahlil shadaqoh, amar ma’ruf shadaqoh, nahi munkar shadaqoh dan menyalurkan syahwatnya pada istri shadaqoh”. Dan shadaqoh adalah ungkapan kejujuran ( shiddiq ) iman seseorang.

Selain itu, ada istilah shadaqah dan infaq, sebagian ulama fiqh, mengatakan bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunnah dinamakan shadaqah.


http://www.upzpakistan.com/?p=5


LinkFOSPI - PakistanSep 26, '07 9:44 AM
for everyone
Link: http://fospipakistan.co.nr/

FOSPI = Forum Silaturahmi Persatuan Islam (PERSIS)
FOSPI Pakistan = ...ya tinggal ditambahin Pakistan aja di belakangnya.

Anyway, site FOSPI Pakistan ini baru dibuat oleh alumni2 dari Pesantren Persatuan Islam (Persis -red.) yang sekarang masih kuliah di Pakistan.

Aku bukan salah satu alumninya, juga bukan penganutnya, apalagi simpatisannya. Tapi, most of my brothers yang baik2 hati itu hampir semua alumni Persis. Ada thoLib ( http://thalibbonto.multiply.com ), Mabni, Idham, Jaiz, Adam ( http://qastalany.wordpress.com ), Romzy ( http://rofah.multiply.com ), Munib & Roid. Ada juga yg baru kenal via dunia maya, tapi baik hati juga, namanya Karnan.

Yang 3 pertama itu udah kayak adek kandung kami sendiri. Dari aku hamil sampe hamil lagi 6 tahun kemudian, mereka banyak bantu aku & kluarga...dan automatically sampe detik ini pun mereka udah jadi bagian hidup kita. Begitu juga keluarga mereka, udah kayak keluarga kita. Di antara kita belum pernah ada hitung2an dalam hal apa aja.

We luv them...

Blog EntryTragedi Berdarah di Masjid Merah Jul 14, '07 12:08 PM
for everyone

Abdul Halim Mahally 
Research Fellow pada Middle East and Islamic Transformative Studies Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta serta Kandidat Doktor pada University Kebangsaan Malaysia (UKM)

 

Pandangan masyarakat internasional sedang tertuju ke Pakistan. Media massa sibuk menjadikan peristiwa berdarah di Masjid Merah sebagai headlines. Ada apa sebenarnya? Inilah pertanyaan yang sangat boleh jadi menyelimuti banyak kalangan.

Militer Pakistan terlibat baku senjata dengan penduduk Pakistan yang diklaim sebagai kelompok militan yang menempati Masjid Lal (Masjid Merah) di tengah kota Islamabad. Banyak nyawa melayang dan ratusan lainnya terluka. Pemimpin kelompok yang menempati masjid, Abdul Rasyid Ghazi, pun meninggal tertembus peluru tajam pasukan komando Pakistan di persembunyian bawah tanah Masjid (Republika, 11/7). Sejak Pakistan merdeka dari Inggris pada 14 Agustus 1947, baru kali ini terjadi banjir darah di ibukota negara tersebut. Presiden Pakistan Jenderal Perves Musharraf hanya memberi dua opsi kepada kelompok yang menempati masjid itu, menyerah atau mati.

Musharraf gerah
Selama penulis menimba ilmu di Islamabad, para tokoh masyarakat di sekitar Masjid Lal dikenal santun. Jamaah di Masjid Lal juga tidak membuat aksi kekerasan ketika pada tahun 1998, Imam Masjid Lal yang juga Ketua Ahli Ru’yah Pakistan meninggal diberondong orang tak dikenal usai shalat Shubuh. Persis di samping area Masjid Lal adalah pusat perbelanjaan murah meriah. Masjid yang terletak berdekatan dengan Mabes Angkatan Laut Pakistan ini mulai disorot tajam ketika Musharraf secara mendadak mendukung aksi invasi AS ke Afghanistan pascatragedi 11/9.

Sejak keberpihakan itu, para khatib dan Imam di Masjid Lal hampir tidak pernah berhenti memojokkan posisi penguasa militer Pakistan. Padahal, di awal kepemimpinannya, Musharraf sangat dibanggakan oleh rakyat Pakistan karena berhasil mendepak pemerintahan sipil yang korup. Wajar, bila Musharraf gerah. Apalagi, Pemilu Nasional Pakistan tidak lama lagi akan digelar.

Tragedi berdarah di Masjid Lal sejatinya menggambarkan betapa pemerintah Jenderal Musharraf tidak lagi disenangi oleh rakyat Pakistan. Jika dulu Sang Jenderal disambut hangat dengan melengserkan PM Nawaz Sharif, maka kini ia tak lagi populer di mata warganya. Dukungan Islamabad dalam invasi militer Amerika ke Afghanistan adalah penyebab utamanya. Akibat kedekatannya dengan Washington, Musharraf terpaksa menangkapi rakyatnya sendiri dalam rangka memerangi jaringan terorisme yang diklaim Presiden Bush dan negara-negara Barat telah berpindah dari Afghanistan ke wilayah Pakistan.

Sejak rezim Taliban dilengserkan pada 13 Nopember 2001, banyak sisa-sisa Taliban yang bersembunyi di sepanjang wilayah perbatasan Pakistan dan Afghanistan. Sebab, penduduk di perbatasan mayoritas adalah suku Pusthun yang juga menjadi basis pendukung pemerintahan Taliban. Upaya Musharraf untuk menangkapi sisa-sisa Taliban dan pengikut Alqaidah juga tak berjalan mulus meski 80 ribu tentara Pakistan telah dikerahkan. Sedangkan pemerintah Presiden Bush selalu menyudutkan posisi Islamabad yang dinilai tak serius memberantas ‘kaum teroris’ di perbatasan Pakistan.

Posisi Jenderal Musharraf sendiri sangat dilematis. Ia berkali-kali mengalami upaya pembunuhan. Selama empat kali percobaan pembunuhan atas dirinya, Musharraf berhasil lolos dari incaran maut. Entahlah nantinya, hanya waktulah yang bisa menjawabnya. Dalam hemat penulis, ada tiga keuntungan sekaligus risiko yang tengah dihadapi Presiden Musharraf akibat mendukung perang melawan teror versi Bush. Pertama, dukungan Musharraf terhadap AS dalam war on terrorism di Afghanistan sangat menguntungkan Pakistan. Islamabad dikucuri bantuan dana sebesar 396,5 juta dolar AS atas bantuan informasi intelijen yang diberikan. Berbagai sanksi ekonomi dan militer yang dijatuhkan Washington akibat uji coba nuklir Pakistan tahun 1998 dihapuskan. Total dana yang mengalir ke kocek Musharraf mencapai 4,2 miliar dolar.

Kedua, Pakistan tidak lagi diisolasi dunia internasional. Jenderal Musharraf bisa tersenyum lega karena aksi kudetanya dulu membuat Pakistan dijauhi banyak negara. Ketiga, kerja sama militer Amerika dengan Pakistan yang terhenti sejak Perang Soviet melawan Afghan (1979 – 1989) telah dipulihkan. Ini sangat penting agar pasokan senjata dari Pentagon berjalan lancar sehingga Islamabad bisa menandingi kekuatan militer India, musuh bebuyutannya.

Sedangkan risiko yang harus dipikul Musharraf adalah pertama, Cina memandang curiga pada kedekatan Washington dengan Islamabad. Sebagai sekutu terdekat Cina, Pakistan diharapkan menjaga jarak dengan Amerika. Pemerintah Presiden Hu Jintao tak ingin Musharraf terlalu akrab dengan Bush karena kepentingan Beijing di kawasan Asia Selatan mulai dijegal.

Kedua, Jenderal Musharraf menghadapi aksi perlawanan dari rakyatnya sendiri yang benci AS. Di sebagian kalangan sipil dan bahkan militer Pakistan, Musharraf dituding berkomplot dengan Bush untuk membunuhi orang Islam dan menggadaikan kedaulatan negara Republik Islam Pakistan. Tak heran bila ada elemen militer di Pakistan yang juga ikut merancang pembunuhan atas Musharraf pada 13 Desember 2003. Sedangkan kalangan sipil radikal tak bosan berdemo dan melakukan aksi anarkis menentang kedekatan Musharraf dengan Washington.

Ketiga, Musharraf menghadapi resiko pembunuhan oleh sisa-sisa Taliban dan jaringan Alqaidah yang kini bertebaran di seantero wilayah Pakistan. Mereka ini terus berupaya melenyapkan nyawa Musharraf tanpa atau dengan bantuan elemen sipil-militer Pakistan. Alasannya jelas, Jenderal Musharraf terlibat dalam menghancurkan pemerintahan Islam di Afghanistan. Walhasil, banjir darah di Masjid Lal tak diragukan merupakan puncak perlawanan terhadap kedekatan pemerintah Musharraf dengan AS.

 

http://republika.co.id/kolom.asp?kat_id=16

http://www.ppmipakistan.or.id/?p=34#more-34


Blog EntryMengatasi Anak Pemalu Jun 26, '07 9:48 PM
for everyone

diterjemahkan oleh Kamilia Hamidah dari artikel Anna Krueger

 

Pemalu Pada Usia Prasekolah

Seiring anak memasuki usia prasekolah, tingkah laku yang layak pada balita- menggelayut pada orang tua ketika ada orang asing mendekati, atau menangis setiap kali ditinggal, menolak bermain dengan teman-teman sebayanya- untuk saat ini menjadi agak berkurang. Tetapi selama masa usia prasekolah, kebanyakan anak-anak masih belajar bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, ada sebagian yang cenderung pemalu dan menarik diri dari kawan-kawan sepermainannya, tetapi bagaimanapun lambat laun meraka akan terbiasa.

 

Kenapa Anak Prasekolah Saya Pemalu

Tentu saja, pemalu tidak selalu dianggap sebagai perkembangan yang positif pada anak, tetapi setiap bayi yang lahir tentu saja membawa sifat bawaan yang tidak sama. Banyak para ahli beranggapan bahwa lingkunganlah yang bertanggungjawab pada pembentukan karakter anak, tetapi akhir-akhir ini dipercayai bahwa pola perilaku anak dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pengaruh gen dan lingkungan. Dengan demikian mungkin temperamen anak anda akan lain dalam menghadapi lingkungan yang baru dan cenderung lambat berinteraksi terhadap kondisi yang tidak familiar.

 

Bagaimana Mendorong Supaya Anak Saya Percaya Diri

Yang terpenting bagi anda sebagai orang tua adalah, jangan pernah beranggapan malu sebagai masalah penghambat perkembangan anak anda, karena sebagian besar anak  pemalu pada akhirnya dapat terbiasa dengan lingkungannya. Tetapi yang terpenting adalah, bagaimana anda memberikan cukup stimulasi demi menumbuhkan kepercayaan diri pada anak anda. Jadi, ketimbang merubah pribadi anak anda, mungkin yang bisa anda lakukan, dengan cara bertahap persiapkan anak anda di situasi yang biasanya sulit baginya berinteraksi, misalnya di pesta ulang tahun temannya atau dalam keramaian, cobalah anda ciptakan suasana yang sedemikian rupa dalam rumah anda, libatkan boneka pemalu didalamnya dan ajak anak anda bermain didalamnya, persiapkan dialog untuk boneka pemalu tadi, dan tempatkan anak anda sebagai orang tuanya. Tugas anak anda adalah, membantu si boneka pemalu agar dapat terbiasa dengan lingkungan sosialnya.

 

Bagaimana  Caranya Supaya Saya Dapat Mempersiapkan Anak Agar Tidak Menjadi Pemalu di Sekolahnya

 

• Perkenalkan anak anda dengan seorang teman, memulai sekolah dengan satu wajah yang sudah dikenalnya akan membantunya lebih percaya diri, tanyakan pada guru pengajarnya jika ada teman sekelasnya yang rumahnya berdekatan dengan anda, kemudian ajaklah anak anda bermain dengannya sebelum mulai bersekolah, dengan begitu anak anda dapat mengenal beberapa teman sekolahnya sebelum dia bertemu dengan wajah-wajah baru lainnya.

 

• Ajaklah anak anda untuk berkeliling ke sekolahnya, karena dengan begitu dia akan lebih santai jika dia sesekali dia menghabiskan waktunya di dalam kelasnya dan bertemu dengan gurunya sebelum hari pertamanya di sekolah, sehingga dia akan merasa terbiasa dengan sekelilingnya.

 

• Praktekkan berbicara dengan orang lain dan jadikan itu sebagai permainan. Mintalah anak anda berperan sebagai gaet dirumahnya ketika ada salah satu teman dekatnya berkunjung. Dengan begitu dia tidak hanya merasa nyaman untuk berbicara dengan orang lain, akan tetapi dia juga akan mulai memahami give and take conversation. Jika dia cenderung berbisik, jika bicara mungkin rasa malunya lebih disebabkan karena bicaranya yang tidak dipahami dan nantinya lambat laun akan terbiasa.

 

• Jika anak pemalu anda mempunyai kakak disekolah yang sama, mintalah  pada sang kakak untuk menjaga adiknya, lambaian akrab atau sekedar tatapan yang familiar meskipun hanya sekilas, akan dapat menenangkan rasa gelisahnya atau takutnya ditempat baru

 

• Ciptakan ritual perpisahan good bye. Menyelinap pergi tanpa sepengetahuan anak anda dapat membuatnya kecewa, karena dia tidak mendapatkan pelukan atau kecupan sayang sebelum anda tinggalkan, hal ini juga dapat mengurangi rasa percayanya pada anda sebagai orang tua.

 

Bagaimana Membantu Anak Saya Berteman

 

Perkenalkan dia dengan seorang teman, jangan terlalu berharap dia akan langsung akrab pada pertemuan pertama, karena mungkin akan membutuhkan beberapa pertemuan sampai keduanya mulai merasa nyaman. Kalau anak anda dapat mulai akrab dengan satu teman nantinya, lama-lama tentu dia akan belajar bagaimana menempatkan dirinya dengan yang lain, sementara lambat laun temannya akan membantunya agar dapar bergabung dengan teman-teman lainnya, pada saatnya nanti dia juga akan merasakan enjoy bermain dengan teman-teman dari semua umur.

 

Apa Salahnya Menyebut Anak Saya Pemalu

 

Sebagai orang tua sebaiknya anda jangan memberikan julukan pemalu pada anak anda, entah sebutan tersebut sebatas julukan atau sebentuk excuse atas sikapnya yang pemalu. Dengan memberikan sebutan pemalu, sebenarnya anak anda tidak berfikir bahwa dia pemalu, tetapi jika anda terus-menerus menyebutnya demikian, pada saatnya nanti dia akan berfikiran bahwa ada yang salah pada dirinya dengan sebutan demikian, jadi sebaiknya sebagai orang tua anda lebih baik mengatakan “agak lama baginya untuk dapat bersosialisasi di lingkungan baru” ketimbang menyebutnya pemalu.

 

Perlukah Saya Konsultasikan Pada Dokter Anak?

 

Sebagai pedoman bahwa anak anda dapat bersosialisasi dengan baik, cobalah tengok temannya, apakah dia mempunyai teman? Apakah dia sering menceritakan temannya tersebut?. Jika anak anda senantiasa sendirian atau menyendiri, coba tanyakan pada pengasuhnya atau gurunya tentang hal tersebut, mungkin anda tidak melihat masa-masa  tertentu dimana anak anda dapat berinteraksi dengan teman-temannya. Atau, jika memang guru atau pengasuhnya berpendapat bahwa anak anda lebih sulit berinteraksi dibanding dengan anak-anak seusianya, mungkin lebih baik anda konsultasikan pada dokternya, yang akan mengevaluasi perkembangan anak anda.

 


Blog EntryQur'anic Family of Mas Tammim & Mbak WiwikJun 20, '07 3:46 AM
for everyone


11 Amanah Alloh

1. Afzalurahman, 21 tahun, semester 6 Teknik Geofisika ITB, Hafal Qur'an usia 13 tahun, sekarang masuk Program PPDMS, Ketua Pembinaan Majelis Taklim Salman ITB, Peserta Pertamina Youth Progamme 2OO7 dari ITB

2. Faris Jihady Hanifa, 2O tahun, semester 4 Fakultas syariah LIPIA, Hafal Qur'an usia 1O tahun Predikat Mumtaz, Juara 1 lomba Tahfidz 3O Juz yang diselenggarakan Kerajaan Saudi Arabia, Juara 1 Lomba OlimPiade IPS tingkat SMA 2OO3

3. Maryam Qonitat, 18 tahun, semester 2 Fakultas Ushuluddin Univ Al-Azhar Kairo, Hafal Qur'an usia 16 tahun. Lulusan Terbaik Husnul Khotimah 2OO6

4. Scientia Afifah, 17 tahun, kelas 3 SMU 28, Hafal 1O Juz, pelajar teladan MTs Al Hikmah 2OO4

5. Ahmad Rosikh Ilmi, 15 tahun, kelas 1 SMA Husnul Khotimah, Hafal 6 Juz, pelajar Teladan SDIT Al Hikmah 2OO2, Lulusan Terbaik MTs Al Kahfi 2OO6

6. Ismail Ghulam Halim, 13 tahun, kelas 2 MTs Al Kahfi, Hafal 8 Juz, Juara Olimpiade IpA tngkat SD se Jaksel 2OO3, 4 penghargaan dari Al Kahfi, Tahfidz Terbaik, Santri Favorit, Santri Teladan, dan Juara Umum

7. Yusuf Zaim Hakim, 12 tahun, kelas 1 MTs Al Kahfi, Hafal 5 Juz, rangking 1 di kelasnya

8. Muh Saihul Basyir, 11 tahun, kelas 5 SDIT Al Hikmah, Hafal 25 Juz

9. Hadi Sabila Rosyad, 9 tahun, kelas 4 SDIT Al Hikmah, Hafal 2 Juz

10. Himmaty Muyasssarah, 7 tahun, Hafal 1 Juz

11. Hasna, wafat usia 3 tahun, bulan Juli 2OO6

 

Tips

- Mengajarkan Al Quran sejak usia 4 tahun. Doktrin keluarga = Al Quran adalah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat

- Jangan terlalu mengandalkan sekolah. 2/3 keberhasilan Pendidikan itu ada di rumah

- Keberhasilan adalah hasil integrasi kedua orang tuanya. Lebih besar tanggung jawab seorang ayah dibanding ibu ->

   *Rasulullah memanggil ayah dari anak yang mencuri. Ayah idaman dalam Al Quran = Luqman. Ibrahim mentarbiyah anak dan istrinya.

- Suami yang membangun visi dan istri yang mengisi kerangka itu ->

   *Imam Syafi'i ditinggal wafat ayahnya ketika berusia 6 tahun. Namun isi kepala sang ayah sudah pindah ke sang ibu.
   *Al Banna dan sentuhan pendidikan sang ayah.
   *Qordhowi berkata, dahulu saya tidak tahu mengapa ayah mengkondisikan saya hafal al quran usia 1O tahun.

 

- Ihtimam atau perhatian yang tinggi terhadap anak dan pendidikannya ->

  *Perhatian dari A sd Z, potong kuku, bersihkan telinga dll
  *File file khusus yang menyimpan catatan tentang anak, hasil ulangan dan lain lain
  *Kekayaan kami adalah anak dan buku. Setiap liburan, selalu mengajak anak anak ke toko buku.ada 4OOO buku di rumah

 

- Visi yang ada di kepala kami adalah anak-anak kami semuanya harus menjadi hafidz quran ->

  *Keliling Jawa dan Madura untuk melihat pesantren tahfidz terbaik. Pilihan jatuh di Kudus. Orang mencibir untuk apa menjadi hafidz Quran dan menitipkan anak di pesantren
  *Tujuh tahun pernikahan tanpa televisi
  *Setiap hari diperdengarkan murottal
  *Sang ibu mengajar sendiri dengan Qiroati

 

- Nasihat sang suami yang mencerminkan kekuatan visinya sebagai kepala keluarga ->
  *Bu, kita harus berbeda dengan orang lain dalam kebaikan. Orang lain duduk kita sudah harus berjalan, orang lain berjalan kita sudah harus berlari, orang berlari kita sudah tidur, orang lain tidur kita sudah bangun.
  *Jangan sedikitpun berhenti berbuat baik sampai soal niat. Kita tidak boleh lalai karena kita tidak tahu kapan Allah mencabut nyawa kita

- Tiga Fase interaksi dengan Anak menurut Imam Ali ->

   *7 tahun pertama = perlakukan ia seperti raja
      masa pembentukan tumbuh kembang otak menyerap informasi

   *7 tahun kedua = perlakukan ia seperti tawanan perang dalam kedisiplinan
      Masa penanaman sikap. Disiplin disiplin Disiplin

   *7 tahun ketiga dan seterusnya = perlakukan ia sebagai teman atau sahabat

- Pakar mengatakan 7 s/d 12 tahun adalah golden age. Usia emas. Saat itulah fase pembentukan sikap, perilaku, dan penanaman nilai yang paling penting.

  *Hafal Qurannya Al Banna 1O tahun, Qordhowi 1O tahun, Imam Syafi I 9 tahun, Imam Ahmad 7 tahun

  *Rasul menyuruh sholat di usia 7 tahun, dan bila sampai 1O tahun belum sholat maka pukullah ia

 

- Menjelang tidur selalu diceritakan kisah kisah para nabi dan rasul

- Jadwal dalam papan besar untuk belajar Al quran bagi 11 anak kami

- Ba'da maghrib dan ba'da subuh adalah waktu interaksi dengan Al Qur'an.
  *Nak ibu bangga sekali dengan kamu, meskipun sulit tapi kamu disiplin menyetorkan hafalan 2 ayat setiap hari.

- Anak pertama dan kedua sejak usia 5 dan 4 tahun terbiasa bangun sebelum subuh

- Di Komplek perumahan DPR-RI si kecil sudah bisa menghafal siapa saja anggota dewan yang jarang sholat subuh berjamaah

- Jangan lupakan membangun dakwah di keluarga besar. Saat kami all out keluar rumah, keluarga besar kamilah, yang terlibat mengawasi anak anak

- Kami rutin berkunjung ke keluarga besar untuk menjalin hubungan baik dengan mereka

- Kesulitan di masa pembentukan adalah faktor keistiqomahan. Harus konsisten mengontrol

- Memagari anak anak dari pengaruh negatif. Ada agreement dengan anak anak kapan saat menonton TV dan ada hukuman bila dilanggar

  *Nak, hafalanmu banyak, TV itu bisa memakan bagian pikiranmu

 

- Syukur kami tiada henti padamu ya Robbi atas karunia anak anak kami

- Keberhasilan itu bukan tercapainya tujuan tapi pada proses yaitu komitmen dan konsistensi kita menjalaninya. Kepada Allah kembali segala urusan

 

Jadi pengen malu...  I've 2 try being like them...!

Tapi galaknya jangan dibawa ke rapat Salimah dong, Mbak...


ReviewReviewReviewReviewReviewAyo Benahi JakartaMay 17, '07 4:02 AM
for everyone
Category:Other
Iklannya Pak Adang Dorojatun & Pak Dani Anwar di TV, keRRRen abiZZZ...!!! Cuocok sama kondisi Jakarta yang makin miris tapi Bang Yos makin kayak selebritis.

Blom tau siapa director iklan itu, tapi diliat dr style-nya seh pasti Mas Ipank. Mas Ipank emang Te-O-Pe deh...!!!

Wish U all best of the best...buat Mas Ipank...buat Pak Adang & Pak Dani...juga buat Jakarta gue. :)


ReviewReviewReviewReviewReviewTren Pluralisme Agama, Tinjauan KritisApr 21, '07 10:40 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Dr Anis Malik Thoha
Mas Anis pernah meghadiahkan buku ini untuk kami, yang masih dalam bahasa Arab (belum diterjemahkan) dengan judul aslinya “At-Ta’adduddiyah Ad-Diniyah: Ru’yah Islamiyah“. JazaakumuLLOHUjaziilan untuk hadiahnya, Mas... Dan baru seminggu yang lalu, saya beli terjemahannya. Oh ya, dulu Mas Anis juga senior saya di Comparative Religion IIUI, tapi beliau di jenjang doctoral.


BUKU JUARA
Predikat ini layak disematkan pada buku yang diterbitkan oleh Gema Insani Press (GIP) ini.

Setahun yang lalu, buku ini meraih penghargaan dari Isma'il Al-Faruqi Publications Award, International Islamic University Malaysia (IIUM). Awal Maret 2007 lalu, buku ini juga meraih penghargaan pada Islamic Book Fair (IBF) 2007 yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, sebagai buku terbaik category non-fiksi.

Buku ini merupakan disertasi beliau semasa kuliah di International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan. Disertasi tersebut memperoleh Gold Medal karena dinilai sebagai disertasi terbaik. Sekarang beliau menjadi dosen Ilmu Perbandingan Agama sekaligus dekan fakultas Comparative Religion di IIUM. Beliau juga salah satu pakar pluralisme agama di Indonesia sekarang ini.


REVIEW
Dalam bukunya, beliau mengutip definisi populer dari Pluralisme Agama yang dirumuskan John Hick. “..pluralisme agama adalah suatu gagasan bahwa agama-agama besar dunia merupakan presepsi dan konsepsi yang berbeda tentang, dan secara bertepatan merupakan respon yang beragam terhadap Yang Real atau Yang Maha Agung dari dalam pranata kultural manusia yang bervariasi dan bahwa tranformasi wujud manusia dari pemusatan diri menuju pemusatan hakikat terjadi secara nyata dalam setiap masing-masing pranata kultural manusia tersebut terjadi, sejauh yang dapat diamati, sampai pada batas yang sama.”

Dengan kata lain, Hick ingin menegaskan bahwa sejatinya semua agama adalah merupakan manifestasi-masifestasi dari realitas yang satu. Dengan demikian semua agama sama dan tak ada yang lebih baik dari yang lain. Sangat jelas, rumusan Hick tentang pluralisme agama di atas adalah berangkat dari pendekatan substantif, yang mengungkung agama dalam ruang (private) yang sangat sempit, dan memandang agama lebih sebagai konsep hubungan manusia dengan kekuatan sakral yang transendental dan bersifat metafisik ketimbang sebagai suatu sistem sosial.

Dengan demikian telah terjadi proses pengebirian dan reduksi pengertian agama yang sangat dahsyat. Sesungguhnya, pemahaman agama yang reduksinstik inilah yang merupakan “pangkal permasalahan” sosio-teologis modern yang sangat akut dan komplek yang tak mungkin diselesaikan dan ditemukan solusinya kecuali dengan mengembalikan agama itu sendiri ke habitat aslinya. Ke titik orbit yang sebenarnya, dan kepada pengertiannya yang benar dan komprehensif, tidak reduksionistik.

Menurut beliau, ternyata “pemahaman reduksionistik” inilah justru yang semakin populer dan bahkan diterima di kalangan para ahli dari disiplin ilmu dan pemikiran yang berbeda, hingga menjadi sebuah fenomena baru dalam pemikiran manusia yang secara diametral berbeda dengan apa yang sudah dikenali secara umum.

Yang unik dalam fenomena baru ini adalah bahwa pemikiran “persamaan agama" (religious equality) ini, tidak saja dalam memandang eksistensi riil agama-agama (equality on existence), namun juga dalam memandang aspek esensi dan ajarannya, sehingga dengan demikian diharapkan akan tercipta suatu kehidupan bersama antar agama yang harmonis, penuh toleransi, saling menghargai atau apa yang diimpikan oleh para “pluralis” sebagai “pluralisme agama”. Alih-alih menciptakan kerukuan dan toleransi, paham pluralisme agama itu sendiri sebenarnya sangat tidak toleran, otoriter, dan kejam, karena menafikan kebenaran semua agama, meskipun dengan jargon menerima kebenaran semua agama. Dengan dalih Piagam Hak Asasi PBB, maka semua agama harus tunduk dan patuh. Bahkan penganutnya menganggap Piagam PBB lebih pluralisme agama.


LinkPPMI PakistanApr 21, '07 7:08 AM
for everyone
Link: http://www.ppmipakistan.or.id/

Persatuan Pelajar & Mahasiswa Indonesia di Pakistan

ReviewReviewReviewReviewReviewSpecial BEKAM TherapyApr 17, '07 9:13 AM
for everyone
Category:Other
Therapist : Bapak & Ibu Taufiq (Laki-laki dengan Pak Taufiq, perempuan dengan Bu Taufiq)

Alamat : Jl. Lapan II/7 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur (dekat Pesantren Husnayain)

Tlp : 021 - 8706822
Hp : 0818 0821 4212

Jadwal praktek : Setiap hari, jam 08.00 - 20.00 WIB (hari Jum'at pagi khusus untuk dhu'afa & anak yatim, Gratis!)

~> Terima Panggilan

Menurut hadist Rosululloh SAW, ada 72 jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan pengobatan bekam. Alhamdulillah berkat Irodah-NYA, 80% pasien rata-rata dua atau tiga kali bahkan hanya satu kali bekam, disembuhkan oleh Allah SWT. Jenis penyakit yang pernah ditangani dan berhasil disembukan-NYA, diantaranya:
- Strook
- Parkinson
- Hippertensi
- Vertigo
- Migraen
- Rheumatic
- Asam urat
- Pengapuran
- Synusitis
- Jerawat
- Kista
- Rambut rontok
- Meningkatkan stamina (cewek-cowok lho...!)
- Meningkatkan daya ingat
- Insomnia
- Alergy
- Demam
- Batuk
- Nyeri haid
- Haid tidak lancar
- Penglihatan buram
- Nyeri sendi, pundak & punggung
- Sering kesemutan di kaki, tangan & kepala
- Belum punya keturunan
- Diabets (untuk yang ini tadinya mereka belum berani menangani, tapi baru-baru ini ada beberapa yang alhamdulillah bisa sembuh)


BEKAM ADALAH PENGOBATAN SUNNAH NABI SAW

Pengobatan bekam adalah pengobatan yang memiliki nilai yang sangat agung, khususnya untuk ummat Islam. Kebenarannya mutlak karena Alloh SWT sendiri yang menjamin kesembuhannya. Sebagaimana Alloh SWT langsung menginstruksikan kepada para malaikat di langit untuk mewasiatkan kepada Rosululloh SAW, di kala beliau Isro'-Mi'roj, agar menyuruh ummatnya untuk berbekam. Bagi Rosululloh SAW sendiri sering melakukan bekam bahkan setiap pulang dari perang fisabilillah, beliau memanggil ahli bekam untuk menghilangkan lelah yang sangat dirasakan.

Hadist Rosululloh SAW:
"Dari 'Abdulloh bin Mas'ud ra., ia berkata: Rosululloh SAW pernah menyampaikan sebuah hadist tentang malam dimana beliau di-isro'kan bahwa beliau tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh beliau dengan mengatakan 'perintahkan ummatmu untuk berbekam'." (HR. Tirmidzi)

"Dari Anas bin Malik ra., Rosululloh SAW bersabda: sesungguhnya pengobatan paling ideal bagimu sekalian adalah bekam." (HR. Bukhori & Muslim)

"Rosululloh SAW bersabda: sesungguhnya pada bekam itu terkandung kesembuhan." (HR. Muslim)


PENGALAMAN PRIBADI

Aku itu insomnia berat, dan alhamdulillah setiap setelah dibekam bisa menikmati tidur. Begitu juga b'berapa penyakit yang aku alami, dokter pribadiku bisa sampai terheran-heran begitu lihat test lab aku setelah bekam.

Pasien Bapak dan Ibu Taufiq ini juga banyak yang dokter yang punya keluhan yang beraneka. Salah satunya, seorang dokter direktur rumah sakit swasta di Jakarta yang berhasil disembuhkan Alloh lewat tangan Pak Taufiq. Pasiennya pun ada beberapa yang non-Muslim.

Blog EntryThe US-Iran Nuclear StandoffApr 9, '07 7:27 AM
for everyone

By Abdul Halim Mahally
First Published: April 6, 2007

JAKARTA: As local media pays more attention to domestic crises, from the natural disaster in West Sumatra to Lapindo Brantas in East Java, international issues seems overlooked.

The tension between the USA and the Islamic Republic of Iran has reached a peak. The Middle East is currently engulfed by a war cloud. Washington and Tehran are unfortunately likely to enter into armed conflict soon.

Three reasonable indications, at least, support this prediction. First, the Pentagon has already appointed Admiral William Fallon as the new US Central Command, replacing General John Abizaid. Fallon is charged with multiple and yet difficult tasks: keeping Afghanistan and Iraq stable which includes preparing attacks on Iran.

Second, the US has exercised its military power in the biggest war in the Middle East since 2003, involving use of aircraft carriers and hundreds of fighting jets. They underwent a similar exercise before the US military fired missiles on Iraq in 1991 (First Gulf War) and 2003 (Second Gulf War).

Third, Iran was unfortunately reluctant to halt its program of uranium enrichment, even though the UN Security Council recently issued its two resolutions (1737 in December 2006 and 1747 in March 2007).

Tehran’s behavior does not bode well for dialogue and only encourages Washington to invade Iran in the near future.

The international community would once again witness the shedding of blood at the beginning of the 21st century. After World War I (1914–18), World War II
(1939–45) and the Cold War (1948–90), a number of states still resorted to military force as a means to settle international disputes. In the first year of our third millennium, for instance, hundreds of thousands died in the US-Taliban conflict.

More than three million Afghans became refugees in Pakistan and Iran when the US and its coalition forces started bombing the Taliban regime on Oct. 7, 2001. In the name of combating terrorism and its networks, five US aircraft carriers in the Persian Gulf fired 600 cruise missiles into all Iraqi territories on March 19, 2003.

The Taliban regime ended with the takeover of Kabul on Nov. 13, 2001 and Baghdad fell on April 9, 2003. The expansionist ambition of the US war planners apparently did not cease, but is instead increasingly on the rise.

Iran now becomes the next target of the US war machine.

And Syria, to a great extent, is possibly the most wanted after Tehran.

But why should the US attack Iran? President Bush’s administration has, of course, strong reasons to bomb Iran. Firstly, Washington accused Tehran of masterminding attacks against the US and its coalition in the post-Iraq war era.

Suicide and remote bombs are claimed to be the work of the Iranians. Secondly, the Iranian intelligence services were held responsible for supplying arms to Hezbollah in Southern Lebanon and to the Muslim freedom fighters in occupied Palestine where Israeli interests are threatened. Any attack on Israeli occupation forces would mean a declaration of war against the US.

Thirdly, the Iranian government has been deemed guilty of illegal proliferation of nuclear weapons. Although the head of the International Atomic Energy Agency (IAEA) Mohammed ElBaradei assured the world that Tehran needs years to acquire nuclear bombs, the Bush Administration has a different view: invading Iran before it is able to successfully test its nuclear weapons is the best preventative measure.

The refusal of President Ahmadinejad to stop Iranian uranium enrichment is seen by US policy makers as casus belli or smoking gun for mobilizing American military might in the Persian Gulf. Are we then to believe that war between the US and Iran is inevitable? There is no easy answer. Nevertheless, I am of the view that there is still an opportunity to avoid war.

First, the UN Security Council has to show its credibility as the world peacekeeper by pressuring the Bush Administration to avoid unilateral action. The US must not make the same mistake as before, when it failed to stem the US attacks on Iraq in 2003. It is the right time for countries such as France, China and Russia to use their veto powers and resist US arrogance. Second, Arab states under the Arab League should express their silenced voices to the US.

If Arab leaders stand united in solidarity, President Bush would not unilaterally attack Iran. Third, all Muslim countries listed in the Organization of Islamic Conference (OIC) must also concur. As the largest world organization after the United Nations and Non-Alignment Movement, OIC could play a very important role.

If OIC member countries scattered across the Middle East, South Asian, Southeast Asian and African regions eventually stand together to implement boycotts or embargoes on the US, I believe Washington would face significant losses for taking any irresponsible action.

However, much depends on the United Nations, The Arab League and OIC. If they show reluctance to act, war is truly unavoidable. Consequently, one should stop dreaming that the US war machine can automatically come to a halt. Good Luck!

 

AH. Mahally (Abdul Halim Mahally) is an Associate Director for Middle East Studies at Research Center for Political Sciences, the University of Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

 

Abis mandi...dapet email dari Mas Halim yg isinya tulisan beliau yg dimuat di Daily Star Egypt. Thx banget ya, Mas...


ReviewReviewReviewReviewReviewTogether ForeverMar 27, '07 8:26 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Parenting & Families
Author:Faiez H.Seyal
SEMAILAH CINTA RAIH BAHAGIA
(translated by Mabni Darsi, MA.)

Membangun rumah tangga bahagia, merupakan dambaan setiap insan, sebab, bila kita berhasil membangun rumah tangga bahagia, berarti kita telah berhasil membangun surga di dunia, dan sebaliknya, bila kita gagal membangun keharmonisan dalam keluarga, berarti kita telah menciptakan neraka untuk diri kita sendiri, tanpa rumah tangga yang bahagia dan harmonis, tidak akan ada artinya semua kekayaan yang kita miliki, tetapi bila kebahagiaan dan keharmonisan berhasil dibangun, semua tantangan hidup yang datang silih berganti akan dapat diatasi dan diselesaikan.

Berbeda dengan buku-buku yang telah diterbitkan tentang rumah tangga, buku ini adalah perpaduan antara teori-teori modern tentang rumah tangga bahagia, Happiness Relationship - dengan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadis. Tidak satupun permasalahan yang dibahas oleh penulis, kecuali dia menawarkan solusi yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadis. Dengan bahasa yang sederhana, lugas, ringkas dan padat.

Terjemahan ini diselesaikan pada hari-hari terakhir masa bujang salah satu brothers-ku, MABNI DARSI, MA., dan dihadiahkan pada hari pernikahannya kepada sang istri, Ny. Mabni Darsi.

Blog EntryHarga Sebuah CintaMar 27, '07 1:29 AM
for everyone
Alkisah, di sebuah desa hiduplah seorang wanita dengan wajah yang buruk rupa. Sedemikian buruknya sehingga para pemuda di desa itu menjauhinya. Di desa tersebut ada sebuah kebiasaan untuk memberi mas kawin dari pria yang hendak melamar gadis. Dan pasti, si buruk rupa tadi, menjadi tertawaan para pemuda.

Banyak tidaknya mas kawin yang diberikan tersebut tergantung dari kecantikan sang gadis. Jadi apabila gadis itu berwajah biasa-biasa saja, maka mas kawinnya berharga seekor kambing. Kalau lebih cantik lagi, jumlah kambingnya bertambah banyak. Dan yang terbanyak mas kawinnya sampai saat itu adalah mas kawin primadona di desa tersebut, sebanyak 10 ekor kambing.

Setiap orang berguman tentang 'harga' gadis jelek itu. Mereka berkata, "Ah, dia kan buruk rupa. Mana ada yang mau dengan dia. Jangankan seekor kambing, seekor ayam pun pasti tidak ada yang mau membayarnya. " Dan yang lain berkata, "Jangankan seekor ayam, membayarnya dengan bangkai ayam mati pun pasti tidak ada yang mau."

Mereka menertawakan nasib gadis malang yang buruk rupa itu. Gadis itu bolak-balik medengar gurauan mereka, dan hatinya menjadi sedih dan terluka. Harga dirinya rusak, dan dia sendiri hampir percaya, bahwa tidak ada seorang pun yang mau mengambil dia sebagai istri.

Sampai suatu saat, tersiar kabar bahwa gadis buruk rupa itu disunting oleh pemuda dari desa seberang. Dan penduduk desa pun bertanya-tanya, pemuda malang manakah yang gila meminang gadis buruk rupa itu?

Mereka berbondong-bondong datang ke rumah orangtua gadis buruk rupa tersebut dan bermaksud menanyakan tentang kebenaran hal tersebut. Dan alangkah kagetnya mereka, ketika sampai di sana, mereka menemukan mas kawin dari pemuda itu. Mas kawinnya berupa sapi!

Tidak pernah ada seorang wanita cantik mana pun yang pernah diberi mas kawin semahal dan seberharga itu! Bahkan gadis tercantik di desa itu hanya 'seharga' 10 ekor kambing. Dan mereka lebih terkejut lagi ketika mendapatkan bahwa tidak hanya seekor sapi, tapi ada sepuluh ekor sapi di kandang di samping rumah gadis buruk rupa itu.

Sepuluh? Ya sepuluh ekor sapi! Mereka tambah penasaran. Oleh sebab itu, penduduk berbondong-bondong berjalan ke desa seberang untuk melihat bagaimana nasib wanita buruk rupa itu. Berjuta pertanyaan muncul saat itu, "Kok pemuda itu gila ya? Matanya buta kali, nggak lihat apa kalau dia jelek setengah mati? Ah, jangan-jangan cuma dijadikan pembantu rumah tangga, pasti diberi makanan yang sedikit lalu dijual lagi ke pedagang budak belian."

Ketika sampai di rumah pemuda tersebut, mereka melihat bahwa rumah tersebut amatlah mewah. Dindingnya diukir dengan amat indah. Dan mereka semakin yakin bahwa dugaan mereka tentang wanita malang ini akan dijadikan pembantu rumah tangga dan budak adalah benar.

Ketika mereka mengetuk pintu, seorang pemuda yang amat tampan menyambut mereka. Dia memperkenalkan diri sebagai pemilik rumah. Mereka bertanya apakah mereka bisa bertemu dengan gadis tersebut. Sang pemuda kembali masuk ke rumah, setelah mempersilahkan mereka duduk di ruang tamu.

Seorang wanita muda yang cantik datang menyambut mereka. Rambutnya tertata rapi, tutur katanya halus, dengan ramah ia mempersilahkan mereka mengambil makanan dan minuman.

Penduduk bertanya, "Di manakah gerangan gadis yang berasal dari desa mereka? Apakah baik-baik saja? Di manakah ia sekarang?" Wanita yang cantik tersebut menjawab, "Sayalah orangnya."

Orang-orang pun melongo, melotot, dan tak mampu berkata-kata. Mereka bertanya? Apakah benar? Apakah mereka tak salah lihat? Gadis itu kan jelek sekali, sementara wanita di depan mereka itu amat anggun, amat cantik.

Wanita tersebut berkata, "Saya merasa cantik, ketika saya mengetahui bahwa suami saya menghargai saya dengan jumlah yang amat tinggi. Saya sadar bahwa dia berusaha berkata bahwa saya cantik, bukan seperti apa kata orang, tetapi karena dia mencintai saya sebesar itu. Sebagai balasannya, saya berusaha memberikan yang terbaik yang pernah saya bisa berikan, karena saya tahu, suami saya membeli saya dengan harga yang amat mahal. Saya berdandan dengan cantik, saya mengubah model rambut saya, dan berusaha menyenangkan hati suami saya. Dan inilah saya yang sekarang."
 
 
written by my buddy DENI IRAWAN, I dedicated then to my BROTHERS... (kurang pedes...cabe deh...!)


LinkHidayat Nur WahidMar 13, '07 2:37 PM
for everyone

LinkInt'l Islamic University - IslamabadMar 12, '07 7:53 AM
for everyone
Link: http://www.iiu.edu.pk/

The foundation of the Islamic University , Islamabad was laid on the first day of the fifteenth century Hijrah i.e.Muharram 1, 1401 (November 11,1980). This landmark of the beginning of the new Century symbolizes the aspirations and hopes of the Muslim Ummah for an Islamic renaissance. The desire to produce scholar and practitioners, imbued with Islamic Learning, character and personality, and capable to meet the economic, social, political, technological and intellectual needs of the Muslim Ummah was the reason deter of this University.

The University was reconstituted as’ International Islamic University’ with the promulgation of ordinance No.xxx of 1985.

The University is located around the domineering Faisal Mosque, a symbol of International Islamic brotherhood and unity.It is designed by a famous Turkish architect and is donated to the University by late Shaheed King Faisal bin Abdul Aziz. The Mosque is spread over an area of 189,705 sq.meters and can accommodate about 200 thousand Muslim.

LinkHudzaifah : UKM Islam TrisaktiMar 12, '07 6:33 AM
for everyone

LinkTrisakti UniversityMar 12, '07 6:29 AM
for everyone
Link: http://www.trisakti.ac.id

Kampus Universitas Trisakti terletak ditengah kota, tepatnya di Grogol sebuah kawasan padat di Jakarta Barat. Secara fisik posisi kampus Universitas Trisakti sangat strategis, karena berada ditengah kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan dan pusat kegiatan ekonomi dan politik nasional. Karena letaknya dipusat Pemerintahan Republik Indonesia, maka Universitas Trisakti diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan motor pembangunan wilayah dan pembangunan ditingkat nasional, tanpa melupakan kontribusi yang nyata bagi pemerintah daerah maupun masyarakat sekitarnya.

Universitas Trisakti adalah universitas swasta yang ber-Wawasan Kebangsaan yang peka anpeduli terhadap perubahan/kejadian yang berakibat pada masyarakat. Hal ini disadari karena sebagai perguruan tinggi ia mempunyai tanggung jawab bagi kelangsungan masa depan bangsa dan negara. Tanggung jawab itu diwujudkan, Universitas Trisakti selalu berupaya menghasilkan lulusan yang berkualitas yang memiliki etika serta moral intelektual yang luhur.

Perjalanan kehidupan selama 38 tahun (berdiri 29 November 1965) dengan corak kemajemukan merupakan dinamika tersendiri yahg dijalani oleh Universitas Trisakti untuk mewujudkan cita-citanya. Tugas mulia yang diemban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai pembukaan UUD 1945 senantiasa dijalankan Universitas Trisakti sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia.

Universitas Trisakti terus melakukan upaya-upaya pencerdasan, pemberdayaan, serta pencerahan dalam semangat dialogis dan keterbukaan kepada berbagai pihak yang merupakan stake-holders nya. Bukti nyata dari keberhasilan Universitas Trisakti yang selalu berusaha berkembang di Nusantara ini, dapat dilihat dengan diluluskannya sarjan (S1) sebanyak 701 orang. Jumlah fakultas yang kini dimiliki adalah 9 fakultas dengan 23 program studi dan Program Pascasarjana dengan 8 Program Studi serta dua Program Studi S3, yaitu Ilmu Ekonomi dengan Konsentrasi Ekonimi Bisnis, Manajemen & Organisasi, Manajemen Pembangunan Berkelanjutan dimana untuk tenaga pengajarnya bekerjasama dengan Colorado United University, Amerika Serikat, serta Program studi Teknik Sipil dengan konsentrasi Manajemen Konstruksi dan Teknik Struktur. Sampai saat ini Universitas Trisakti telah menjalin kerjasama secara aktif dengan lebih dari 50 institusi dalam dan luar negeri, yang kesemuanya telah dituangkan dalam perjanjian kerjasam secara formal. Kerjasama tersebut meliputi berbagai kegiatan seperti tukar menukar tenaga pengajar/dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan program kembaran (twinning programme) untuk Program Studi S1 dan S2 penyelenggaraan bersama Program Studi S3, penyelenggaraan bersama program penelitian dan pertemuan ilmiah. Serta pengembangan keilmuan tenaga pengajar dengan pengiriman ke studi lanjut.

Populasi mahasiswa sebanyak 27.727 orang. Untuk mengasuh mahasiswa sejumlah itu, Universitas Trisakti memiliki 1.907 tenaga pengajar yang terdiri atas 1.019 orang Dosen Biasa dan 888 orang Dosen Luar Biasa. Dari sejumlah dosen tersebut, sebanyak 68 orang telah memiliki jabatan akademis sebagai Guru Besar.

Untuk melaksanakan proses perkuliahan Universitas Trisakti memiliki kampus : Kampus A, Kampus B, Kampus F, Kampus G dan Kampus Nagrak yang merupakan kampus Universitas Trisakti masa depan seluas kurang lebih 120 Ha terletak di kawasan Gunung Putri, Bogor Jawa Barat saat ini diresposisikan menjadi pelengkap atau penunjang kampus. Konsepsi Kampus Nagrak sebagai supporting kampus utama terus dikembangkan. Dalam merealisasi kegiatan-kegiatan pemanfaatan Kampus Nagrak telah dibentuk Center of Science Technology and Community Development (CSTCD) Usakti di Nagrak agar pengelolaan pemanfaatan Kampus Nagrak dan kegiatan-kegiatan yang berlangsung dapat terencana dan berdaya guna.

Universitas Trisakti terus menerus mempersiapkan manusia yang tangguh, mandiri dan profesional dirumuskan dalam Visi Universitas Trisakti dan mewujudkan dirinya sebagai :”Universitas Nasional Terkemuka dan Pusat Unggulan di Asia Pasifik dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni Bagi Kesejahteraan Umat Manusia dan Kelestarian Lingkungan”.

Sebagai universitas swasta yang berpola pada adative organizational learning model akan terus menerus menyebarluaskan Wawasan Kebangsaan, terus menerus menekan bahwa Universitas Trisakti harus bebas dari diskriminasi etnik, suku dan agama. Kita akan terus berupaya menciptakan masyarakat kampus yang pluralistik, namun mempunyai arti sebagai bangsa Indonesia dengan derap demokrasi dan lingkup kerakyatan yang jelas. Universitas Trisakti berketetapan diri akan terus meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya kualitas akademis tetapi terutama juga karakter/watak anak didik kita. Juga pemahaman dan kepedulian terhadap aspek dan mutu keadilan, dan kerakyatan yang berproses disekitar kita supaya selalu bisa memunculkan social sesitivity yang pantas dan berkenan bagi masyarakat luas.

Berbagai kegiatan Tridharma Pendidikan Tinggi yang dilaksanakan oleh Universitas Trisakti dengan mengikutsertakan masyarakat, menunjukan komitmen Universitas Trisakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia sekaligus sebagai realisasi dari cita-cita Universitas Trisakti utnuk menjadi “Menara Air” dan bukan “Menara Gading” yaitu suatu institusi yang memberikan ilmu kesejukan serta kesegaran bagi masyarakat dan lingkunganya.

Dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dan menyelenggarakan tugas pokok Universitas Trisakti, setiap warga kampus yaitu Dosen, tenaga Non Kependidikan, Mahasiswa wajib menghayati Trikrama. Trikrama adalah suatu pedoman tata nilai yang harus dijunjung tinggi dan dihayati dalam melaksanakan pola pikir, pola sikap, pola tindak sewaktu melakukan tugas dan tanggungjawab sesuai kedudukan masing-masing, ataupun dalam tata pergaulan kehidupan kampus. Trikrama mengandung tiga Etika Utama : Krama pertama yaitu Taqwa, Tekun dan Terampil; Krama kedua yaitu Asah, Asih, dan Asuh, Krama ketiga yaitu Satria, Setia, dan Sportif.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help