Bunda's posts with tag: friendship

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag friendship
Blog EntryKopDar kali ini…di Rumah SakitMay 8, '08 9:46 PM
for everyone

Beberapa hari yang lalu, aku menerima sms dari salah satu sahabat lama-ku di Multiply, namanya Mas Arief KRL. Karena ada 3 Arief di contacts-ku, untuk si-pengirim sms itu ada tambahan KRL (Kereta Rel Listrik –red.) di belakang namanya. Secara, beliau memang langganan KRL Express sebagai transportasi-nya PP ke kantor. 

Beliau sms mengabarkan bahwa istrinya, Mbak Yulia, baru saja melahirkan buah hati mereka yang ke-2, laki2 & diberi nama Faiz Haikal Arief. Dilahirkan secara caesar dengan berat 4.17 kg.

Sebenarnya ini kesempatan yang aku tunggu untuk kopdar dengan Mas Arief sekeluarga, ketika saatnya Mbak Yulia melahirkan. Mas Arief pernah posting tentang rumah mereka di Depok yang kebanjiran sedangkan si-Nyonya sedang hamil, bukan dengan nada penuh kesedihan tapi dengan gaya khas-nya yang nrimo dengan kondisi apa pun. 

Tapi sms itu bukan sebuah berita gembira. Dan aku nggak pernah membayangkan kopdar dengan keluarga Mas Arief dalam keadaan seperti kemarin pagi.

Faiz, bayi mereka, harus langsung menjalani operasi yang sebagian usus halusnya harus dipotong (ileustomy) karena mengalami kebocoran yang parah. Sementara dibuatkan jalur untuk mengeluarkan kotoran dari perutnya dengan kantong plastik. 

Sampai sekarang Faiz masih dirawat secara intensif di ruang ICU Rumah Sakit Bersalin Hermina – Depok. Nggak boleh minum ASI ataupun susu formula. Semua makanan disalurkan melalui infus. Tubuh montok bayi yang baru berumur beberapa hari itu semakin ringkih & lemas.

Mereka cerita, kalau dalam 3-4 hari ini nggak ada perkembangan akan kondisi Faiz…bayi itu harus segera dipindah ke RSCM dengan alasan alat2 yang lebih lengkap untuk menunjang pemulihannya. Dan kemungkinan kondisi ini bisa memakan waktu 3-4 bulan paling cepat. 

Ini kondisi yang dilematis juga buat mereka. Karena anak pertama mereka, Agniya yang sudah berusia 6 tahun, akan masuk SD di Depok juga, bulan Juli nanti. Sedangkan kemungkinan paling mudah untuk mereka selama Faiz dirawat adalah kost di sekitar RSCM.

Yaa…Robbanaa… Mudahkanlah urusan saudara kami ini. Berilah kesabaran & ketabahan tanpa batas untuk mereka. Sembuhkanlah buah hati mereka. ALLOHU yashfihi wa naj’alhumaa minnashoobiriin… 

Walaupun kopdar kali ini tanpa berfoto-ria, subhanalloh…ada pelajaran berharga yang aku dapat dari salah satu Guru Kehidupan-ku ini & istrinya. Dengan kondisi seperti itu, mereka berdua masih bisa menerimaku dengan penuh senyum & canda. Kelihatan sekali garis2 kelelahan & kecemasan di wajah mereka berdua, tapi sering terpendar oleh garis senyum yang terkembang di hadapanku.


Blog EntryAku Setuju dengan Opini si-PengecutApr 22, '08 10:05 PM
for everyone
Hampir 2 tahun terakhir ini, aku sering dapat anonymous letter dari anonymous persons (baca: manusia2 pengecut). Kenapa aku bilang begitu? Karena mereka hanya berani mengkritik, menasehati & menghujat tanpa mau diketahui identitasnya.

Dan kenapa aku yakin dengan kata "mereka"? Bisa saja kan sebenarnya hanya satu orang saja yang begitu? Ya...aku hanya melihat berdasarkan perbedaan gaya tulisan & batas2 kesopanan di tulisan2 mereka.

Anonymous letter itu dikirim via personal message ke Multiply & Friendster-ku, juga via email. Hampir semua isinya taushiyah. Hanya 2 messages yang isinya menghujat & mengobok-obok urusan keluargaku. Apa pun isi messages/email dari pengecut2 itu, aku ingat pesan Bunda-ku yang gigih & tangguh menghadapi kritikan siapa saja.

"Terima lah nasehat,
walau itu dari mulut seekor anjing sekali pun."


Maaf buat yang kurang berkenan. Tapi maksud beliau, seburuk2nya manusia di mata manusia, jika dia menilai kita...anggap itu sebagai kursus kepribadian gratis. Banyak orang berani bayar mahal untuk meningkatkan kualitas kepribadiannya.

Awal tahun ini, aku punya fans gelap baru di Friendster-ku, nama samarannya Holy. Isi message-nya memang taushiyyah dengan bahasa manusia yang sudah ter-tarbiyah dengan mustawa tinggi. Tapi Mr.Holy ini terlalu dalam mencampuri urusan keluargaku. Sekali...aku reply message-nya dengan mengucapkan terima kasih atas nasehat2nya. Ternyata itu membuatnya makin besar kepala, dengan terus mengirimkan nasehat2 lainnya yang nggak lupa disertai dengan menyebut2 masalah keluargaku. belum sempat aku reply message-nya yang ke-2, aku jadi apatis begitu lihat namanya.

Pertengahan Maret tahun ini, dia mengirimkan pesan bukan via personal message lagi. Tapi via comment, masih di Friendster-ku. Karena Mr.Holy  ini bukan salah satu contact-ku, jadi harus aku approve/reject terlebih dulu sebelum ter-published di tampilan Friendster-ku. Selesai baca testimony-nya...aku sangat2 sependapat dengan si-Pengecut ini. Tapi di sisi lain, aku sangat membenci sikapnya.

Tanpa memperpanjang keraguanku, ingat pesan Bunda-ku ke anak2nya, aku approved semata-mata semoga testimony-nya itu bisa jadi pencerahan buat kita ummat Islam yang aktif di dunia maya.

Ini testimonial dari Mr.Holy :


assalamu'alaikum.

cuma mau ingatkan aja
^_^


kumohon bagi yang mempunyai...
bagi yang memiliki....
bagi yang melihat....
bagi yang berminat....

FOTO ORANG PAKE BOM DI BADANNYA
ATAU SEJENISNYA...
DITAMBAH BESERTA ATRIBUT ISLAM...

tolong di tolong di pertimbangkan lagi,
klo bisa dihapus.

seakan islam mengajarkan hal itu,

padahal...

islam sangat menentang hal ini,
dan sangat menentang akan hal ini
dan sangat menentang akan hal ini,

semangat dakwah bukan dengan seperti ini,
bukan dengan menunjukkan hal hal rusak.

minfadhlik ya saudaraku,

kutakutkan..
dakwah islam terhambat..
terfitnah...
tersisihkan...
terintimidasi...

karena kebodohan beberapa golongan.

ya Allah,
cukup sudah kesusahan dakwah agamaMu ini,
mudahkan ya Allah,
agar kami bisa menjalankan syariatMu yang sahih

yang benar dari Allah,
yang salah dari syaitan dan kebodohan ana.
Allahu'alam

kritik dan pesan selalu terbuka.


Yang punya ID di Friendster, bisa baca di sini.

Aku setuju banget dengan opini yang disampaikannya itu, seperti gambar2 di bawah ini yang sering dijadikan headshot di Multiply, Friendster, atau blog2 lainnya.

Memang hak kita untuk menampilkan headshot sesuka kita, seperti headshot-ku yang narcist itu yang juga mengundang kontra dari beberapa fans gelapku. Dan semoga opini dari Mr.Holy bisa jadi pertimbangan untuk semangat jihad kita, yang bukan hanya di medan perang...apalagi kita hanya bisa menampilkan gambar2 tersebut tanpa ada aksi yang lebih kongkrit, yang akhirnya hanya menimbulkan fitnah untuk Islam.

Aku yakin, Muslim yang membaca journal-ku ini sudah faham bahwa kita bisa berjihad di mana saja. Di dunia sastra seperti Mbak Helvy, Mbak Asma, Teh Pipit, Mbak Afifah Afra, dll. Atau mencerdaskan ummat di bidang penulisan seperti Mas Jonru, dkk. Untuk seorang pelajar/mahasiswa pun, perginya dalam menuntut ilmu termasuk jihad...yang kalau mereka dipanggil-NYA saat menuntut ilmu bisa dikategorikan mati syahid. Dan aku sebagai seorang perempuan yang nggak bisa apa2...cukup berpegang dengan kalimat "Jihadnya seorang wanita adalah melahirkan".

Slogan-ku pribadi, kita boleh berbeda pendapat...asal ukhuwwah tetap terjaga. Mohon maaf sebesar2nya untuk sahabat2ku yang nggak berkenan dengan journal-ku ini.

JazaakumuLLOHU wa khoirul jazaa' untuk Mr.Holy.



Glossaries of Islamic Terms (for my non-Muslim readers) :
~ taushiyah (nasehat)
~ tarbiyah (proses pengembangan dan bimbingan, meliputi jasad, akal, dan jiwa, yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan tujuan akhir si anak didik tumbuh dewasa dan hidup mandiri di tengah masyarakat)
~ mustawa (level tarbiyah)
~ jihad (berjuang atau berusaha dengan keras & nggak harus berarti perang dalam makna fisik)
~ mati syahid (kematian pada saat berjuang keras, sehingga kematiannya itu menjadi saksi atas kegigihan usahanya & itu sebuah taruhan dari kehormatannya dalam perjuangannya)
~ ukhuwwah (persaudaraan)
~ jazakumuLLOHU wa khoirul jazaa' (ucapan terima kasih yang lebih bermakna & mengandung do'a, yang artinya "semoga ALLOH membalasmu dengan balasan yang lebih baik lagi")



ddd
dThumbnaild
ddd
Kemaren aku nggak keluar rumah sama sekali, juga ke Otista. Keluar kamar juga hanya sekali. Biasanya kalo lagi BeTe, aku bisa bolak-balik buka kulkas. Ato nangkring di atas pohon rambutan sambil nyambitin orang lewat. Yang terakhir bo'ong banget deng... ;)

Tau2...Nofa masuk kamar bawa 2 parcel. Dua2nya terbungkus amplop coklat besar & ukuran keduanya hampir sama. Yang satu, aku udah hafal...karena tiap bulan aku dapet parcel dengan sender yang sama. Parcel ke-2 ini yang...dari jauh aja...udah keliatan banyak huruf kanji -nya...then...aku langsung semangat bukanya sambil airphone Mbak Athira yang lagi ke tetangga sebelah. Karena aku tau banget, isi parcel itu majoritas buat Mbak Yayang.

Tara..............!!! Betul kan...? Aku sampe nggak peduli sama Mbak Athira yang kegirangan banget dapet pernak-pernik Chibbimaruko Chan ...her collection...langsung dari negara asalnya. Karena aku sibuk baca surat cinta dari sahabat-ku di Japan, Mbak URI / Bunda Fathim ( http://uriagustiono.multiply.com ).

JazaakiLLAHU bi ahsanil jazaa', Mbak Uri-ku sayang...

Pernak-pernik ini dibeli sama Ayah Fathim di Odaiba, one of new island in Japan, near by Tokyo. Waktu aku ke pulau itu, aku cuma ke Motor Show -nya aja. Nah...pas Mbak Uri & family ke sana...ada pameran Chibbimaruko Chan, koleksi-nya Mbak Athira. Awalnya aku cuma b'canda'n Fathim...eh...ditanggepin serius ama Mbak Uri. Senangnya b'canda denganmu, Mbak... ;)

Aku & Mbak Athira seneng banget. Tapi...kualat nggak ya...ngerjain BuMil...? Secara, Mbak Uri ini lagi hamil dede-nya Fathim. Biar nggak kualat...plz deh, Mbak...tell ME dikau lagi ngidam apa? Via PM ya... :)

ReviewReviewReviewReviewReviewBridge to TerabithiaJul 4, '07 9:21 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Kids & Family
Director : Gabor Csupo
Actors : Josh Hutcherson, Anna Shopia Robb, Zooey Deschanel, Robert Patrick

Harapan murid kelas 5, Jesse Aaron (Josh Hutcherson) menjadi tercepat di kelasnya kandas saat murid baru Leslie Burke (Anna Shopia Robb) berlari lebih cepat dari semua orang, termasuk dia. Namun, Jess dan Leslie segera menjalin persahabatan dan menemukan kerajaan gaib di hutan, di mana mereka berdua sebagai raja dan ratu.

Lepas dari sisipan ajaran agama dalam film ini, aku tak perlu ragu lagi memberikan 5 stars untuk moral cerita dari film ini. Dimana kepercayaan dalam persahabatan antara Jess dan Leslie, diwarnai oleh saling mendukung potensi yang ada di antara mereka.

Jess yang dianggap aneh oleh teman-teman sekolahnya, tidak beda dengan Leslie, gadis tomboy yang juga dianggap aneh oleh teman-teman di sekolah lamanya. Tapi mereka mempunyai sifat yang sangat berbeda. Jess lebih banyak mengalah dan pasrah, sedangkan Leslie lebih berani memberontak dengan daya khayalnya yang tinggi.

Mereka kelihatan aneh di sekolah karena mereka berasal dari latar belakang yang membuat mereka seperti itu. Jess adalah anak lelaki satu-satunya di antara 4 saudara perempuannya yang berasal dari keluarga petani yang sangat sederhana. Sedangkan Leslie adalah anak tunggal yang kesepian dari keluarga berkecukupan.

Hidup Jess yang monoton berubah menjadi penuh warna dan semangat sejak kedatangan Leslie yang memberikan banyak motivasi.

Mungkin, sebenarnya ending dari film ini yang paling aku suka. Walaupun, hal ini juga yang akan meyakinkan opini orang-orang tertentu...kalau aku memang aneh.


Blog EntrySekuntum Edelweis Untukmu, Aktivis Dakwah…May 11, '07 3:00 AM
for everyone

Sekuntum Edelweis Untukmu, Aktivis Dakwah…


”Aku ingin mundur dari wasilah da'wah ini, aku sudah tidak kuat lagi menunaikan amanah yang semakin menyesakkan dadaku, aku sudah tidak kuat lagi menelan kekecewaan demi kekecewaan, batas kesabaranku telah habis.”

Kalimat itulah yang terlontar dari lisan salah seorang saudaraku yang biasanya terlihat tegar dan selalu mempersembahkan senyumnya setiap kali bersua denganku, tapi pagi itu seolah kesedihannya telah menghapus semua lukisan senyum di wajahnya, seakan keputus-asaan telah menyedot seluruh semangat dan harapannya. Untuk sejenak aku termenung, udara dingin yang sedari tadi membekap tubuh tak kurasa lagi. Ah....masih belum begitu lama, aku pun pernah berada pada posisi yang sama layaknya yang dialami saudaraku ini, saat itu pun begitu putus pengharapanku hingga aku pun benar-benar sudah tidak kuat lagi menanggung amanah ini dan seperti dia aku pun ingin mengakhirinya dengan cara keluar dari aktivitas ini. Aku melihat masalah yang dia hadapi pun sepertinya sama denganku, kepingan & kepingan kekecewaan dan keletihan yang akhirnya menjadi puzzle raksasa bergambar kata Putus Asa.

Kelelahan adalah sebuah efek yang wajar dari aktivitas yang berulang-ulang, kontinu bahkan terkadang membosankankan. Keletihan adalah kenikmatan yang diberikan-Nya di sela-sela aktivitas kita karena kedatangannya membuat kita merasakan nikmatnya beristirahat, kedatangannya membuat kita memperoleh kesempatan untuk menarik nafas panjang sebelum kita kembali berlaga, namun adalah keletihan yang meraja yang akan membekap bara semangat, azam dan harapan, meredupkannya dan diam-diam memadamkannya. Oleh karenanya ketika kita bermain-main dengan keletihan, maka seyogyanya kita menjaga agar keletihan itu tidak menjadi penjara untuk perjalanan kita selanjutnya dan pada saat yang sama hendaknya kita selalu sadar akan keberadaann cawan-cawan yang berisi cairan energi yang senantiasa dihidangkan untuk kita. Sumber kekuatan yang akan membuat kita untuk tidak betah berkubang dalam lembah kefuturan, energi itu yakni keikhlasan dan indahnya ukhuwah.

Ketika kekecewaan dan keletihan bersemayam di dada maka menyadari kembali bahwa apa yang kita lakukan adalah sebuah usaha dan pengharapan besar kita untuk menggapai rahmat dan ridho Alloh SWT, akan mengembalikan kekuatan untuk bangkit. Keikhlasan adalah tidak berbesar kepala saat pujian mengguyur, begitu pun tidak berputus asa bilamana cercaan menghujam dan menghimpit, adalah keikhlasan tidak bergantung pada makhluk yang biasanya menjadi sumber kefuturan. Sebuah keikhlasan tidak mengenal kata lelah karena segala keluh kesah senantiasa dititipkan pada angin yang membumbungkan doa dalam sujud-sujud panjang kita dan DIA senantiasa menyediakan telinga-Nya untuk kita.

Saat tubuh tidak lagi tegak, saat kaki mulai lemah, saat lisan mulai keluh untuk menyuarakan kebenaran, maka pada saat yang sama ada saudara kita yang memapah, saudara yang akan menopang kaki yang telah rapuh, dan menggantikan kita untuk bersuara lebih lantang. Senyumnya bagai oase dalam kegersangan jiwa kita, perhatiannya adalah penentram kegundahan kita, tausyiahnya adalah semangat baru yang disematkan pada diri ini. Karena dialah kita yakin bahwa kita tidak sendirian.

Andaikan saja kita layaknya sekuntum bunga edelweis yang terus mekar dalam kegersangan, terus mempersembahkan senyum dalam kesederhanaan dan kebersahajaannya, semangat abadi hidupnya dalam keterhimpitan. Ya... seperti halnya edelweis, tekad untuk memberikan sesuatu bagi kemaslahatan umat adalah ruh hidup itu sendiri sehingga ketika kita ingin keluar dari aktivitas yang menjadi media untuk tumbuh dan hidupnya ruh itu maka kita telah menyiapkan prosesi HARAKIRI untuk jiwa ini.

~BUNDA ATHIRA~

 

Assalaamu'alaikum, wahai Du'aat...

Tulisan di atas pernah aku buat & slalu kuhadiahkan buat sahabat2ku yg sedang futhur, begitu dulu aku menyebutnya...krn memang istilah itu sudah biasa diberikan buat para Mujahid Da'wah yang sebenernya kita nggak subjective menilai apa yang sedang dialaminya.

Sekarang...teman-teman yang dulu mengangkat slogan "satu bagian tubuh yang sakit, seluruh anggota tubuh ikut merasakannya", memberikan predikat futhur ini kepadaku. Nggak sedikit dari mereka yang meminta, bahkan menyuruh, aku supaya diruqyah. Mereka hanya menilai dari vacum-nya aku tiba2 dalam semua aktifitas da'wah-ku, bukan dari beban mental yang sudah puluhan tahun aku simpan rapi dan meledak tahun lalu.

Apa kalian ada yang peduli? NGGAK...! Nggak satu pun...termasuk suamiku, yang selama ini sangat aku banggakan aktifitas da'wah-nya di luar rumah...yang di mataku, beliau orang yang tanpa pamrih dalam berda'wah..."Hidup-mati nya hanya untuk DA'WAH". Tapi...beliau lupa...kalau aku dan anak-anak kami adalah juga bagian dari ummat.

Apa aku salah kalau ada saat2 di mana aku butuh didengar...butuh menjadi manusia biasa yang bisa mengeluarkan apa isi hati ini...apa beban yang selama ini aku simpan? Ya...sepertinya aku salah! Karena, buat semua kader da'wah, termasuk Murobbiyah-ku...ternyata memang aku yang salah seperti beliau & suamiku bilang "bukan saatnya untuk sibuk mikirin diri sendiri...berjuta masalah ummat di depan mata". Tapi...kalau Sang Da'i sendiri sakit jiwa-nya...apa bisa dia menyelesaikan masalah ummat?

Aku bukan mau bersibuk-ria dengan urusan pribadiku. Seluruh anggota keluargaku & teman2ku dulu juga tau, aku bukan type orang seperti itu. Tapi...bayangan buruk masa kecilku plus beban mental yang nggak pernah lepas dari diri ini, selalu datang tiba2...parahnya pada saat setiap aku sedang ada di medan yang dulu aku banggakan.

Bukannya aku nggak rindu dengan segala aktifitas da'wah...yang dulu aku slalu merasa kurang dengan waktu yang sudah ditetapkan-NYA, cuma 24 jam! Bukannya aku nggak rindu dengan segala aktifitas...di mana dulu Bunda-ku juga menuntut supaya aku bisa adil membagi waktu dengan bisnis. Bukannya aku nggak rindu dengan segala aktifitas...di mana aku bisa menyalurkan energi ini untuk ummat-NYA. Bukannya aku nggak rindu dengan aktifitas...di mana aku ready 24 hours untuk da'wah, bahkan walau hanya untuk mendengarkan curhat para kader, atau cuma supir siap pakai.

Tapi...kerinduanku sirna...jika aku ingat sikap orang2 yang dulu aku sebut sebagai "teman seperjuangan". Setiap ada yang menawarkan diri untuk mendengarkan...ternyata apa yang keluar dari hati ini jadi boomerang buat aku. Aku lagi yang salah...aku lagi yang biadab...aku lagi yang hina.

Dan parahnya, kenapa orang2 yang sudah tinggi musthawa-nya...justru yang membunuh aku di belakangku. Selalu ini yang aku hadapi dari pertama kali aku hijrah untuk menutup aurat. Apa mereka dihalalkan untuk mempublikasikan aib orang yang sudah berusaha untuk percaya dengannya? Apa karena mereka sudah terlalu yakin dengan "syurga di depan mata"...sehingga mereka menganggap itu bukan bagian dari dosa? Dan hal-hal manusiawi buat kami yang masih ecek2 adalah sebuah dosa besar & patut dipublikasikan dengan dalih sample untuk taushiyah...?

Begitu juga sahabat perempuanku satu2nya sepanjang hidupku...di mana tadinya aku bisa share masalah yang sangat pribadi sekalipun...orang yang bukan hanya dekat dengan keluargaku tapi juga faham aib keluargaku. Kenapa pada saat kondisi aku sekarang yang benar2 butuh seseorang yang mau meminjamkan hati & telinganya, justru mengkhianatiku dengan menyebarkan semua yang keluar dari hati ini dengan cara mengadu-domba semuanya...termasuk aku & suamiku...aku & Bundaku...aku & adikku...aku & sahabat2ku lainnya.

Apa sebenarnya rencana-MU ya, ROBB...? Aku nggak sanggup... Aku hanya butuh didenger...aku hanya butuh dibela...

Aku nggak butuh anggota dewan dan petinggi2 partai yang diserahkan suamiku & orangtuaku untuk meringankan bebanku. Aku hanya butuh hati manusia biasa...yang mau mendengarkan aku, manusia yang hina ini.

Dan aku rasa...aku juga nggak butuh dokter...karena aku selalu merasa kuat pada saat demo & long-march di bawah terik mentari, pada saat jadi panitia ini-itu, pada saat aku tidur cuma 2 jam s'hari, pada saat aku seperti terbang menembus macetnya Jakarta dari DPD ke DPP ke Kalibata...bolak-balik...dalam sehari.

Sekarang..."hadiah" di atas yang sering aku persembahkan untuk teman2ku dulu...juz a bullshit...! Ternyata...aku bukan "Edelweis"... Tapi aku masih ingin jadi "MEntari"...yang sudah menjadi sunnatuLLOH, ada kalanya terbit & tenggelam...untuk terbit lagi esok hari.

 

...'afwan...speechless lagi...

Aku sadar...dengan nekad posted tulisan ini...aku akan kehilangan teman lagi. Mungkin itu lebih baik daripada aku harus disalahkan lagi...&...lagi. Semua ini juga untuk menjawab beberapa question seperti "Bunda Athira itu akhwat bukan seh?" Bukannya semua muslimah di dunia ini akhwat kita?

 


Blog EntryPersahabatan Menurut Pandangan Imam Syafi'iMay 8, '07 2:21 PM
for everyone

Imam Syafi’i banyak memberikan pedoman dalam memilih kawan. Beliau juga mengakui sulitnya mencari sahabat sejati yang setia dan selalu bersama, baik di kala suka maupun duka.

Ketika menilai sahabat sejati pada waktu susah, katanya: “Kawan yang tidak dapat dimanfaatkan ketika susah lebih mendekati musuh daripada sebagai kawan."

“Tidak ada yang abadi dan tidak ada kawan yang sejati kecuali yang menolong ketika susah.”

“Sepanjang hidup aku berjuang bersungguh-sungguh mencari sahabat sejati hingga pencarianku melenakanku."

“Kukunjungi seribu negara, namun tidak satu negara pun yang penduduknya berhati manusia.”

Imam Al-Syafi’i turut meminta kita berhati-hati memilih sahabat karena sahabat yang baik akan membawa ke arah kebaikan, begitu juga sebaliknya.

“Banyak orang lain yang dapat menjadi penggantinya. Berpisah dengannya berarti istirahat."

“Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadangkala dibalas dengan sikap tidak sopan."

“Tidak baik bersahabat dengan pengkhianat karena dia akan mencampakkan cinta setelah dicintai."

“Dia akan memungkiri jalinan cinta yang terbentuk dan akan menampakkan hal yang dulunya menjadi rahasia.”

"Seseorang itu juga dapat menundukkan musuhnya dengan menunjukkan rasa persahabatan."

Imam Syafi’i dalam hal ini berkata: “Ketika aku menjadi pemaaf dan tidak mempunyai rasa dengki, hatiku lega, jiwaku bebas daripada bara permusuhan."

 

Sanggup kah aku, ya...ROBB...Yang Maha Membolakbalikkan Hati...?


ReviewReviewReviewMr. Bean's HolidayMar 31, '07 12:04 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Comedy
Director : Steve Bendelack
Actors : Rowan Atkinson, Willem Dafoe, Emma de Caunes, Karel Roden, Jean Rochefort, Max Baldry

Mr. Bean (Rowan Atkinson) menuju ke selatan Perancis untuk liburan sederhana saat perjalanannya dari London hingga ke Riviera dibawah hangatnya sinar matahari berubah menjadi kekacauan.

Kecerobohannya menciptakan kekacauan ke manapun ia pergi, dan memuncak saat tanpa sengaja ia memutar video pribadinya di Cannes Film Festival.

Alur ceritanya nggak beda jauh dengan yang biasa kita lihat serialnya di Tv. Pertamanya agak bikin boring & sakit kepala karena gemas. Tapi setelah Mr. Bean bertemu dengan seorang anak laki-laki dari seorang korban kecerobohannya, lumayan...bikin sakit perut juga. Ending...? Sangat bisa ditebak dan menyebalkan!

Tapi, banyak hikmah yang bisa diambil dari ketololan dan kecerobohan seorang Mr. Bean di film ini. Saat dia menjalani kehidupannya yang sial, dia selalu menikmatinya dan masih bisa berkorban untuk orang lain, juga konsisten pada niat semula. Dia juga nggak melupakan jasa orang lain walaupun dirinya sedang dalam keadaan terjepit.

Dan pada adegan terakhir, dia nggak peduli dengan orang lain yang memanfaatkan hasil karyanya, yang mendapat applause dari seluruh audience, karena tujuannya hanya satu...menikmati pasir pantai Cannes.


Blog EntryTeman adalah Hadiah dari Yang Di Atas buat KitaMar 28, '07 5:15 AM
for everyone

Tadi malam...sbelum nutup laptop, aku iseng2 ke "Home" Friendster-ku. T'nyata ada sign yellow envelope di "new messages". Hambar...aku click! Aku nggak kenal dengan sender-nya & dia bukan one of my contacts. Toh ini juga bukan the 1st time di inbox-ku, biasanya calon2 temen baru yg nggak sukses "friend request" k'aku dgn cara biasa.

"Salam ukhuwah...salam da'wah" Kalimat itu yg p'tama kali muncul begitu aku buka msg darinya. Diketik rapi banget...bukan spt fwd2. Dan aku seperti dihipnotis waktu baca msg itu sampai slesai. Begitu juga msg itu dah b'hasil maksa kluar airmata-ku.

Mungkin buat yg laennya...msg ini biasa2 aja...as the other article. Tp nggak buat aku, krn si-Sender sepertinya tau banget apa yg lagi aku hadapi skarang...apa yg lagi aku rasakan skarang.

Lama aku pandangi "profile"nya di Fs...tetep aja aku nggak b'hasil nemuin kalo aku emang kenal sama dia. B'bagai dzon muncul & berebutan keluar dari kpala ini, "apa dia cuma wasilah/broker u/ menyampaikan tausiyah ini?"

Anyway, siapa pun "dikau"...jazaakaLLAHUjaziilan buat tausiyah-nya. Ahsan, laen kali biar nggak t'kesan anonymous letter...plz kita ta'ruf dulu ya. Buat MPers, smoga b'manfaat...apalagi yg lagi krisis k'percayaan.

 

Teman adalah Hadiah dari Yang Di Atas buat Kita

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama.. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya.

Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll. Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka.

Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANlah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll.

It's a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang:
"Aku tidak bisa menari"
"Aku membutuhkan kamu"
"Aku kesepian"
"Aku butuh diterima"
"Aku ingin didengarkan"

Mereka akan bilang:
"Menari itu tidak menarik."
"Tidak ada yang cocok denganku."
"Teman-temanku sudah lulus semua"
"Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku.."
"Kisah hidupku membosankan.."

Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.

Berikanlah makna di dalam kehidupan Anda bukan hanya untuk diri Anda sendiri saja melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dalam lingkungan kehidupan Anda. Berikanlah waktu Anda dengan digabung oleh rasa kasih!

Seorang sahabat sama seperti satu permata yg tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dgn kita pada saat kita membutuhkannya.

Maka dari itu janganlah buang waktu yg Anda miliki,janganlah sia2 akan waktu yg sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yg Anda miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yg Anda berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.


ReviewCharlotte's WebMar 16, '07 9:59 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Kids & Family
Director : Gary Winick
Actors : Julia Roberts, Dakota Fanning, Steve Buscemi, Oprah Winfrey, Robert Redford, John Cleese, Reba McEntire, Cedric The Entertainer

Fern (Dakota Fanning) hanyalah satu dari sekian banyak penduduk yang melihat bahwa Wilbur adalah seekor babi istimewa, Fern pun membesarkannya, katik sampah, ke dalam seekor babi hebat dan bersinar-sinar. Saat Wilbur dipindahkan ke gudang baru, dia mulai menjalin persahabatan dengan makhluk yang ditakuti – seekor laba-laba bernama Charlotte (Julia Roberts) – dan ikatan diantara mereka mengilhami binatang sekitarnya untuk bersatu layaknya sebuah keluarga. Saat Wilbur mengetahui bahwa hidupnya tinggal menghitung hari, nampaknya hanya keajaiban yang akan menyelamatkan jiwanya. Charlotte yang gigih – yang memahami arti keajaiban sesungguhnya – membuat kata ke dalam jaringnya dalam usaha untuk meyakinkan para petani bahwa Wilbur adalah babi istimewa dan pantas untuk dipertahankan.

Itu positive sidenya. Negative sidenya nanti aja karena aku sedang in abnormal condition. Anyway, motive dari film ini tidak lepas dari misi Yahudi yang selalu membuat jaringan (web) pada saat musuh-musuh mereka sedang tertidur lelap.

Intermezzo :
Di awal film ini diputar, aku dah lari ke toilet...muntah! Begitu juga anakku yang paling besar, langsung meletakkan butter popcorn kesukaannya. Karena babi adalah salah satu hewan yang sangat menjijikkan buat aku dan keluargaku. Sedangkan film ini diawali dengan kelahiran 11 babi di pagi buta di Somerset Village, yang sedang berebutan menyusu pada induk babi. Belum lagi ditambah, ketika Wilbur diberi makan makanan babi yang...berhasil mengeluarkan sisa makan siangku. Biasanya, setelah nonton kita sekalian makan di luar sambil mereview film yang baru kita tonton...tapi tidak untuk kali ini. Kedua anakku yang doyan makan langsung bilang, "Bunda, kita blom laper..."

Maafin Bunda, Nak... :(


MusicThatz What Frenz R 4 by Dionne WarwickMar 12, '07 2:27 AM
for everyone
'N I never thought I'd feel this way
'N as far as I'm concerned
I'm glad I got the chance 2 say
That I do believe I love U
'N if I should ever go away
Well, then close ur eyes and try 2 feel
The way we do 2day
'N then if U can remember

Keep smiling, keep shining
Knowing U can always count on me, 4 sure
Thatz what friends R 4
4 good times and bad times
I'll B on ur side 4ever more
Thatz what friends R 4

Well, U came and opened me
'N now therez so much more I C
'N so by the way I thank U
Oh, 'n then 4 the times when we're apart
Well, then close ur eyes 'n know
These words R coming from my heart
'N then if U can remember, oh

Keep smiling, keep shining
Knowing U can always count on me, 4 sure
Thatz what friends R 4
In good times, in bad times
I'll B on ur side 4ever more
Oh, thatz what friends R 4

Oh... oh... oh... keep smiling, keep shining
Knowing U can always count on me, 4 sure
Thatz what friends R 4
4 good times 'n bad times
I'll B on ur side 4ever more
Thatz what friends R 4

Keep smiling, keep shining
Knowing U can always count on me, oh, 4 sure
Coz I tell U thatz what friends R 4
4 good times 'n 4 bad times
I'll B on ur side 4ever more
Thatz what friends R 4 (Thatz what friends R 4)

On me, 4 sure
Thatz what friends R 4
Keep smiling, keep shining
Dionne Warwick - Thats What Friends Are For   

Blog EntryRahasia SahabatMar 6, '07 12:49 AM
for everyone

Sahabatku yang bijak berwajah teduh berkata
Rahasia kecil kebahagiaan adalah
memusatkan perhatian pada kebaikan

dalam diri orang lain
        

Sebab katanya
hidup bagaikan lukisan

Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun
lihatlah dibawah sinar yang terang
bukan ditempat yang tertutup dan gelap
sama halnya sebuah gudang
        

dia bilang
Rahasia kebahagiaan adalah
tidak menghindari kesulitan
        
dengan memanjat bukit bukan meluncurinya
maka kaki seseorang tumbuh menjadi kuat
        

Sahabatku nan bijak berwajah teduh
tersenyum hangat sambil teruskan
Rahasia kebahagiaan adalah
melakukan segala sesuatu bagi orang lain
        
dia bilang
air yang tak mengalir tidak berkembang

namun air yang mengalir dengan bebas
selalu jadi segar dan tambah jernih
        

aku terdiam dilantunan dalam

bestari  bening  katanya

mencoba resapi setiap bait  
agar kumampu hujam di palung hatiku
        
aku bertanya sendiri pada hatiku
apakah aku punya kebahagiaan sehebat itu
yang disebutnya dengan kecil
tapi sungguh luas maknanya
        
walau tak mudah
kucoba tuk panjati bukit

menguatkan sepasang kakiku
sambil menyebut rindu namaMU


Blog EntryCiptaan Kupu-kupuMar 4, '07 11:17 AM
for everyone
Kamu kupu-kupu abu-abu
Hadir di malam dan siangku yang gelisah
Ah, kau torehkan sebait kata
Hingga hilang semua gundah
 
Kamu kupu-kupu abu-abu
Ciptakan dunia sendiri
Biar sepi dan gelap kau buru
Terbang menjauhi hari
 
Kamu kupu-kupu abu-abu
Jelajahi seluruh hari-hariku
Biar hilang semua
Mengganti duka jadi suka

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help