Bunda's posts with tag: senyum mentari

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag senyum mentari
Photo AlbumOdaiba 200507 (19 photos)Jun 16, '08 7:43 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ini foto2 ke Jepang setaun yang lalu sama my lovely sister, Cimon. Beberapa seri lainnya udah diupload, yang di Odaiba & beberapa kota emang lupa terus mau diupload. Mumpung nemu file-nya & inget.


Untuk foto2 non-narcist bisa diliat di : http://lulubasmah.multiply.com/photos/album/7/Odaiba_Island_Rainbow_Bridge


Odaiba adalah pulau buatan yang dibuat dari timbunan sampah seluruh Jepang, dan letaknya di seberang Tokyo. Terkenal dengan Rainbow Bridge-nya yang menghubungkan Odaiba & Tokyo. Lokasinya untuk shopping center, entertainment & perkantoran. Ada juga beberapa apartments & hotels.

Di sini kita cuma ngunjungin Palette Town, Toyota City Showcase & a Venice-themed Mall (lupa namanya, kalo nggak salah Aqua City). Tadinya pengen banget naek Ferris Wheel yang katanya bisa dine-in for one round (dari bawah sampe ke bawah lagi). Tapi ngantrinya panjang banget!

Blog EntryHujanJun 14, '08 8:59 PM
for everyone

Mega menghitam

Menyambut bayu dalam kelam
Guntur memecah kesunyian malam

Jutaan butiran lembut pun jatuh
Bersama asa bumi terbasuh
Hingga mentari pun luluh
Tanpa gradasi menyambut Subuh

Berjuta rasa pun bergemuruh
Luruh...
Runtuh...
Di satu sudut relung hati ku yang rapuh

Oh...
Indah nian
Saat bulir-bulir bening menawan
Sentuh wajahku tanpa angan
...syahdu nian

Kala rintiknya masih menyapa
Diiringi cicitan burung gereja
Damai pun berlaga
Melantunkan selaksa nuansa
Mendentingkan tatanan asa


ddd
dThumbnaild
ddd
Nama CPP & CPW di undangan yang aku terima GITA & SYAIFUL. Kenapa yang ada ternyata 2 makhluq yang jelas2 dilarang bersanding di pelaminan? Kompensasi...?! Na'udzubuiLLAH min dzaliik...!

Buat Mbak GITA & Mas SYAIFUL :

BaarokaLLOHU lakumaa
wa baroka 'alaikumaa
wa jama'a bainakumaa fii khoiyr

Moga dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah & rohmah,
juga melahirkan manusia2 yang selalu membela dien-NYA


Sebenarnya ini kopdar pertama kali aku dengan Mbak Gita, the real Bride. Ternyata beliau manis sekali. Pertama kali juga aku kopdar ama Mbak Titik, yg ternyata beliau tinggi sekali.

What a small world...di resepsi mereka juga aku ketemu Bu Nitra, yang nggak lain & nggak bukan ternyata teman kuliah Mbak Gita, Mas Agus & Mbak Titik. Bu Nitra ini 5 tahun yang lalu pensiun sebagai guru les private-nya adekku, Nieza, setelah bertahun2 ngajar di rumah.


Kupinang Engkau Dengan Al-Quran - Gradasi

Blog EntryHarusnya Bapak Belum MeninggalMay 30, '08 12:46 AM
for everyone

Sehari setelah tanggal ultah-ku, tepatnya tanggal 5 May, adalah hari kelahiran Almarhum Bapak. Aku udah janji sama Mbak, Hanan & Dede untuk mengantar mereka ke makamnya. Kebetulan Bapak dimakamkan di pemakaman dekat rumah kami, dan satu lokasi dengan makam adekku, Ari.

Jam 5 sore, begitu siap mau berangkat, ternyata hujan deras banget sampai maghrib. Hanya Dede yang kecewa, sampai badannya tiba2 panas tinggi. Aku khawatir dia kena DBD karena panasnya tiba2. Aku rayu terus dia minum air putih sebanyak-banyaknya, karena test darah pun baru akurat di hari ke-3 demam. Semalaman aku nggak tidur, karena memeluk tubuhnya yang meriang, gelisah & demam tinggi. Jam 3 pagi Dede mulai mengigau, “Kangen Bapak…kangen Bapak…”

Sempat terpana sebentar, tapi langsung aku bangunkan Dede. Setelah terbuka matanya, aku minta maaf karena hari ini kita nggak jadi ke makam.

“Harusnya Bapak belom meninggal ya, Bunda. Jadi aku bisa beli’in kado buat Bapak di Pinky kayak kado yang buat Bunda,” katanya lirih.

Lama aku terdiam…nahan perasaan, baru aku bisa menjelaskan kepadanya bahwa semua makhluq hidup pasti akan mati atau meninggal. Dan do’a Dede untuk Almarhum Bapak adalah hadiah terindah yang diaminkan & akan dibawa ke Bapak oleh para malaikat, karena Alloh tau Dede anak sholehat.

Aku juga memintanya untuk membayangkan Bapak tersenyum bahagia menerima kado do’a dari Dede yang dibawa oleh para malaikat yang bersinar.

Tapi ending dari imaginasi di kepalanya beda dengan yang kuharapkan. Katanya, “Tapi Bapak juga kangen aku, Bunda. Tapi malaikat nggak kasih izin Bapak untuk keluar sebentar nemuin aku. Kan Bapak jadi sedih.”

…speechless…

***

Besoknya kita nggak jadi ke makam Bapak lagi karena angin agak kencang & Dede masih tinggi demamnya. Dia nggak kelihatan kecewa, karena aku menjanjikan begitu ada kesempatan baik & Dede udah better, kita langsung ke makam Bapak.

Sampai lewat tengah malam Dede & Mbak nggak bisa tidur. Kita bertiga baca buku semua di tempat tidur. Tiba2 Dede bilang, “Bunda, aku mau nulis surat buat Bapak ya…”

Aku iyakan dengan menyediakan kertas & pulpen. Seperti biasa…setiap dia sedang menulis sesuatu, entah itu diary, surat, kartu ucapan & cerpen ala Dede, nggak boleh ada yang lihat & memperhatikan. Jadi, aku & Mbak terus aja membaca.

Merasa sudah selesai, dia pamit bobo & bilang ke aku kalau dia akan menaruh surat itu di makam Bapak nanti. Begitu dia udah pules, aku baca surat itu yang bikin aku speechless lagi. 

Ini isi surat Dede untuk Bapak, setelah aku edit kekurangan huruf & tanda bacanya.


Assalaamu’alaikum…

Bapak, aku kangen Bapak dan aku juga cinta Bapak dan aku juga sayang bapak. Yang paling aku cintai sekarang ini adalah foto Bapak saja. Dan harusnya Bapak belum meninggal kan jadinya aku bisa ngerayain ulang tahun Bapak. Aku inget semua kejadian yang aku pernah alami sama Bapak. Aku pernah disayang Bapak. Aku juga pernah dianterin pake motor Bapak yang besar terus aku jatoh terus aku nangis. Duh, aku kangen sama Bapak mulu. Pokoknya aku cinta Bapak, aku juga sayang Bapak. Oke Bapak, aku mau ke makamnya Bapak.

 

Dede pun menulis namanya, Bilqis, juga nama Bapak di atas gambar 2 cute baby di kertas itu.

***

Paginya, Dede minta masuk sekolah setelah kemaren izin nggak masuk. Jam 11 aku jemput dia & langsung aku bawa ke makam Bapak. Kebetulan makam Bapak tepat di tepi jalan antara pemakaman. Jadi begitu turun mobil, lompat parit, bisa langsung ke makamnya.

Begitu aku click doorlock, tanpa nunggu detik berikutnya Dede langsung buka pintu mobil, lompat parit dibantu Nofa. Sepatunya pun udah nggak digubris lagi untuk dipakai lagi.

Dia langsung taro surat itu di atas makam & langsung ngomong sendiri layaknya Bapak masih hidup, “Assalaamu’alaikum, Pak. Aku dateng nih, Pak… Aku kangen banget sama Bapak. Pak…maaf ya, aku nggak beli’in kado buat Bapak. Kata Bunda, Bapak seneng banget kalo dikasih do’a aja. Lagian…harga di Pinky juga jadi mahal, Pak. Kemaren pas beli kado Bunda, nggak bisa ditawar sama Mbak Tari. Oh ya, aku juga bawa surat buat Bapak. Nanti dibaca ya, Pak. Nggak perlu dibales, kan pulpen Bapak ketinggalan di rumah.”

Dede minta Nofa, yang dari tadi ketawa2 sambil berurai air mata, supaya cari batu untuk mengganjal surat itu biar nggak terbang dibawa angin.

Sebelum melangkah balik ke mobil, aku mengajaknya berdo’a bersama. Tapi yang keluar dari mulutnya lebih tepat dibilang lanjutan kata2 dia sebelumnya, “Ya Alloh, masukkan lah Bapakku ke syurga-Mu. Karena Bapak sangat menyayangiku. Sampai ketemu di syurga ya, Pak. Assalaamu’alaikum…”

Sebelum masuk mobil, ada sehelai daun seperti momiji melayang di atas kami & jatuh tepat di atas makam Bapak. Kata Dede, “Kayak di film2 aja ya, Bunda.”

Masih bisa ngelawak…tapi begitu masuk mobil & aku siap menjalankan B16 0KE, tiba2 Dede membuka jendelanya & melambai juga kiss-bye ke arah makam Bapak.


Note:

* Dede ikut2an Hanan manggil Bapak untuk Eyang Kakung-nya, karena sejak adekku atau Baba-nya Hanan meninggal, Hanan panggil Bapak yang sebelumnya dipanggil Eyang Kakung juga.

* Udah lama pengen posting cerita ini...tapi nggak sempet plus lupa. Baru inget setelah baca ajakan Mbak Butet untuk ziaroh bersama ke makam ortu2 kita. Maksudnya, kita2 yang udah yatim (hallah!) mau ziaroh ke makam bareng. Selain untuk mengingat mati buat kita yang masih dikasih kesempatan hidup ini.


Photo AlbumConcert of Vina Panduwinata (19 photos)May 25, '08 11:02 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Setelah dari tanggal 10 May nggak keluar rumah sama sekali, Malam Minggu tanggal 17 May Bunda menawarkan aku refreshing sebentar ke Plenarry Hall - JCC. Beliau mau bernostalgia nonton konsernya Vina Panduwinata. Bunda-ku ini tau banget kalau aku juga suka dengan lagu2nya penyanyi angkatan beliau ini. Dengan kepala masih sedikit keliyengan, meluncur lah kami berempat (aku, Bunda, Om Nono & Bulek Iik) ke JCC. Kebetulan Bunda dapat 2 undangan untuk 4 orang, jadi beliau juga mengajak adek kandungnya & istrinya.

Logika mengawali konser Vina Panduwinata. Dia melantukan bait2 tersebut sambil berjalan menuju panggung. Sesekali dia menyapa pengunjung yang dikenal ataupun yang nggak dikenal.

Komentarnya terhadap gangguan audience maupun kepada composer, justru makin mendekatkan dirinya kepada penonton. Obrolannya kadang memang panjang, tetapi hal tersebut justru dinikmati penonton & nggak ditemukan di konser sejenis lainnya.

Konsernya ini juga didukung Twilite Orchestra dipimpin Addie MS. Dia juga sempat menggoda Addie MS (conductor & music director) yang disebutnya sebagai kekasihnya dalam bermusik.

Malam itu Vina membawakan 22 lagu di antaranya Surat Cinta, Biru, Logika, Si Bogel & Citra Biru.

Konser malam itu didukung penampilan penyanyi belia Afghan & personil Rumpies (Trie Utami, Atiek CB, Malyda), sedangkan Maya Hasan & Liza tampil mengiringi Vina dengan petikan harpa mereka dalam lagu Senyum untuk Tuhan. Surprised...dengan penampilan Malyda yang berjilbab sekarang, juga Atiek CB yang sengaja diimport Vina dari Amric.

Ada beberapa lagu yang jarang dinyanyikan dalam konser, seperti Rintangan & Masih Adakah Ceria karena hanya bisa dibawakan dengan iringan musik orchestra saja.

Perempuan yang akrab dipanggil Mama Ina ini tampil dengan ciri khasnya yang ceriwis & selalu menghujani penonton dengan kata “I Love You”.

Ada incident fatal, yaitu nggak optimalnya microphone yang dipakai Trie Utami, Atiek CB & Malyda. Incident itu terjadi ketika Rumpies membawakan lagu Kalau Kau & Nggak Jelas. Beruntung Vina yang sudah berpengalaman di atas pentas bisa menutupi keadaan itu dengan improvisasi lewat gurauannya, yang justru membuat penonton sangat terhibur…bukan kecewa.

Sayangnya, nggak boleh bawa camera kecuali sebagai wartawan undangan. Jadi ya...pakai cell cam lagi deh.


EventLamaran bareng...koq nikah-nya juga bareng?May 20, '08 8:05 AM
for everyone
Start:     Jul 12, '08 08:00a
End:     Jul 12, '08 10:00p
Location:     Tebet & Cirebon
2 pekan yang lalu, sepupuku...Mas Andrian a.k.a Mas Ian ngelamar calon istri-nya didampingi beberapa keluarga besar, secara Siwo (Bapaknya -red.) udah berpulang ke RohmatuLLOH.

Bertepatan juga dengan salah satu sahabat terbaikku di Islamabad dulu, Idham ( www.alnoor-way.com ) juga memintaku untuk mendampinginya bersama keluarganya waktu melamar calon istrinya itu.

Rumah calon istri-nya Mas Ian di Cirebon, sedangkan rumah calon istrinya Idham di Tebet. Aku ikut keluarganya Idham, dengan pertimbangan toh yang ikut ke Cirebon orang tua semua.

Lah koq ndilalah...dua2nya pilih tanggal & jam yg sama untuk aqad nikah mereka. Tanggal 12 July jam 10 pagi...!

Aku harus pilih yang mana...?

Aku udah janji dengan ke-3 sahabatku dari Islamabad ini, bahwa aku harus hadir di pernikahan mereka. Yang pertama...gagal...!

Mabni, salah satu di antara ke-3nya itu...aku yg bener2 ngurus persiapan pernikahannya dari Jakarta. Koq ya pas hari H-nya bertepatan dengan schedule-ku ke Jepang. Mabni menikah di Pulau Sapeken, pulau kecil dekat Bali. Pas ijab-qobul...pas aku transit di Bali menuju Osaka. Aku telpon sebentar, dia cuma bilang "5 menit lagi aqad, nervous banget. Do'a-in ya..." Aku langsung nangis...sedih...terharu...kesel...pengen marah...

Harus kah aku nggak menghadiri lagi hari paling bahagia salah satu di antara ke-3nya itu...?

Blog EntryKopDar kali ini…di Rumah SakitMay 8, '08 9:46 PM
for everyone

Beberapa hari yang lalu, aku menerima sms dari salah satu sahabat lama-ku di Multiply, namanya Mas Arief KRL. Karena ada 3 Arief di contacts-ku, untuk si-pengirim sms itu ada tambahan KRL (Kereta Rel Listrik –red.) di belakang namanya. Secara, beliau memang langganan KRL Express sebagai transportasi-nya PP ke kantor. 

Beliau sms mengabarkan bahwa istrinya, Mbak Yulia, baru saja melahirkan buah hati mereka yang ke-2, laki2 & diberi nama Faiz Haikal Arief. Dilahirkan secara caesar dengan berat 4.17 kg.

Sebenarnya ini kesempatan yang aku tunggu untuk kopdar dengan Mas Arief sekeluarga, ketika saatnya Mbak Yulia melahirkan. Mas Arief pernah posting tentang rumah mereka di Depok yang kebanjiran sedangkan si-Nyonya sedang hamil, bukan dengan nada penuh kesedihan tapi dengan gaya khas-nya yang nrimo dengan kondisi apa pun. 

Tapi sms itu bukan sebuah berita gembira. Dan aku nggak pernah membayangkan kopdar dengan keluarga Mas Arief dalam keadaan seperti kemarin pagi.

Faiz, bayi mereka, harus langsung menjalani operasi yang sebagian usus halusnya harus dipotong (ileustomy) karena mengalami kebocoran yang parah. Sementara dibuatkan jalur untuk mengeluarkan kotoran dari perutnya dengan kantong plastik. 

Sampai sekarang Faiz masih dirawat secara intensif di ruang ICU Rumah Sakit Bersalin Hermina – Depok. Nggak boleh minum ASI ataupun susu formula. Semua makanan disalurkan melalui infus. Tubuh montok bayi yang baru berumur beberapa hari itu semakin ringkih & lemas.

Mereka cerita, kalau dalam 3-4 hari ini nggak ada perkembangan akan kondisi Faiz…bayi itu harus segera dipindah ke RSCM dengan alasan alat2 yang lebih lengkap untuk menunjang pemulihannya. Dan kemungkinan kondisi ini bisa memakan waktu 3-4 bulan paling cepat. 

Ini kondisi yang dilematis juga buat mereka. Karena anak pertama mereka, Agniya yang sudah berusia 6 tahun, akan masuk SD di Depok juga, bulan Juli nanti. Sedangkan kemungkinan paling mudah untuk mereka selama Faiz dirawat adalah kost di sekitar RSCM.

Yaa…Robbanaa… Mudahkanlah urusan saudara kami ini. Berilah kesabaran & ketabahan tanpa batas untuk mereka. Sembuhkanlah buah hati mereka. ALLOHU yashfihi wa naj’alhumaa minnashoobiriin… 

Walaupun kopdar kali ini tanpa berfoto-ria, subhanalloh…ada pelajaran berharga yang aku dapat dari salah satu Guru Kehidupan-ku ini & istrinya. Dengan kondisi seperti itu, mereka berdua masih bisa menerimaku dengan penuh senyum & canda. Kelihatan sekali garis2 kelelahan & kecemasan di wajah mereka berdua, tapi sering terpendar oleh garis senyum yang terkembang di hadapanku.


Event3 Hari untuk 5 1/2 TahunMay 6, '08 10:51 PM
for everyone
Start:     May 13, '08 07:00a
End:     May 15, '08 12:00p
Location:     SDIT As-Sa'adah

Insya ALLOH Mbak Athira dalam 3 hari itu akan menghadapi UAS BN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) dengan jadwal sebagai berikut :

Selasa, 13 Mei 2008 : Bahasa Indonesia
Rabu, 14 Mei 2008 : Matematika
Kamis, 15 Mei 2008 : IPA


Kalo dibandingkan dengan jaman aku SD sih kayaknya lebih ringan. Secara cuma 3 mapel yang diujikan & 1 hari hanya 1 mapel. Jaman aku dulu kan ada 6 mapel, dengan jadwal 1 hari 2 mapel.

Tapi nervous-nya sama banget kayak 21 tahun yang lalu. Ah...bombastis...! Ya udah...nggak jauh2... Deg2an & mules2 kayak gini juga baru aku alami 5 1/2 tahun yang lalu waktu Mbak Athira baru pertama kali duduk di kelas 1 SD.

Ya...Mbak Athira memulai SD-nya nggak dari awal kelas 1. Waktu itu kita baru for good dari Pakistan di pertengahan tahun ajaran. Rencananya, selesai tahun ajaran baru mau mendaftarkannya ke SD. Usia-nya pun kami perkirakan kira2 pas...6 tahun lebih. Dalam penantian 6 bulan untuk tahun ajaran baru itu, kami hanya berencana menitipkannya di TK yang masih satu yayasan dengan SD-nya itu...dengan tujuan bersosialisasi & belajar Bahasa Indonesia.

Ternyata hasil test masuk TK menentukan lain. Mbak Athira diminta langsung ke SD dengan nggak mem-buang2 waktu lagi. Hasil test SD pun begitu juga. Langsung lah dia duduk di kelas 1 di usianya yang masih 5 tahun...dengan berseragam bebas, komunikasi yang masih kacau-balau dengan teman2nya, plus tiap hari gontok2an dengan teman2 cowoknya.

Sampai dia kelas 3 SD, sistem belajarnya betul2 di bawah pengawasanku. Sengaja aku nggak ambil cattering di sekolah, supaya setiap waktunya mengantar lunch box ke sekolah...aku bisa berperan sebagai spy di balik jendela sekolah. Setiap hari ada menu soal setelah dinner, terutama untuk vocabularies Bahasa Indonesia. Setiap menjelang ujian, aku buat kumpulan soal yang betul2 aku olah sendiri. Sampai beberapa ortu murid sekelasnya minta diperbanyak kumpulan soal itu. Dan setiap hari2 ujian, aku pasti mules2 & jidatku semakin legam. Bukan...bukan karena aku makin perbanyak sujud. Tapi karena sepulang ujian, Mbak pasti menceritakan kebingungannya akan sebuah kata yang diartikannya jauh dari arti sebenarnya. Kutepuk lah jidatku kuat2...!

Basically, aku nggak pernah menuntutnya untuk bisa meraih peringkat tertinggi. Walaupun alhamduliLLAH, sejak di kelas 2 dia selalu di peringkat teratas atau 3 besar. Aku hanya was2 berlebihan karena komunikasinya yang sering miss-understanding dengan vocabularies Bahasa Indonesia yang pas2an & usianya yang lebih muda dibanding teman2 sekelasnya. Jelas cara-ku ini keliru.

Setelah berdiskusi dengan wali kelasnya di kelas 3, aku mulai melepasnya belajar sendiri. Tepatnya sejak dia duduk di kelas 4, dia mulai belajar sendiri plus mengatur jam belajarnya sendiri. Aku hanya mengontrolnya se-waktu2. Bagus deh...jadi aku bisa mulai aktif di luar rumah.

Tapi...beberapa hari belakangan ini, penyakit bolak-balik ke toilet ku kambuh lagi. Koq semakin mendekati UAS BN...cara belajarnya makin santai. Kadang selingannya lebih banyak, seperti baca komik anime atau trilogy novel Laskar Pelangi yang entah sudah muroja'ah ke berapa untuknya. Waktu aku curhat ke wali kelasnya, eh...jawabannya malah makin bikin senewen, "Nggak apa2, Bunda...biar relax..."

Mohon do'a dari sahabat2 MPerz, para pembaca journal-ku yang setia, Om2 & Tante2 semua...semoga Mbak Athira juga anak2 lainnya yang juga akan menghadapi UAS BN dalam 3 hari itu, dipermudah dalam mengerjakan soal2 ujian & mendapatkan kelulusan dengan nilai yang penuh barokah.

ReviewReviewReviewReviewReviewSeafood AyuApr 26, '08 11:08 PM
for everyone
Category:Restaurants
Cuisine: Steak / Seafood
Location:Jl. Boulevard Barat, Kelapa Gading
Letaknya persis di parkiran Balai Samudera, belakang Yuraku, Japanesse Resto.

Seafood ala warung tenda ini memang cocok diindentikkan dengan slogan “rasa bintang lima, harga kaki lima”.

Di warung tenda yang luasnya jauh banget sama luas warung tenda pada umumnya ini, begitu datang…copot deh tuh semua jaim. Walaupun masuk category kakilima, jangan harap begitu dateng langsung dapet tempat, apalagi kalo bawa keluarga besar. Yang cuma makan berdua aja, kalo emang harus ngantri…ya kudu nongkrongin orang yang kira2 udah mau selesai. Asyiknya di sini, kita nggak perlu nunggu dapet tempat dulu baru order menu. Sambil berdiri mengintai mangsa, kita bisa sambil ngisi kertas menu. Fun abis deh…!

Kebalikan kalau kita makan di Muara Karang yang harus berburu ikan dulu baru makan. Di Seafood Ayu ini, kita berburu tempat dulu. Padahal tiap malem meja yang disediain selalu beranak sampai keluar tenda.

Jangan pernah nggak pesan Kepiting Telor Lada Hitam & Kepiting Telor Saos Padang yang rasanya mak nyozzz…! Pedesnya nendang & ninggalin dendam sampe besoknya. Kerang Dara Rebus-nya juga uenak tenan dengan racikan bumbu seafood yang asem manis syeger…! Cumi & Udang Goreng Tepung-nya juga yummy & crunchy. Mau yang jenis ikan2an…juga lengkap & fresh di sini. Ada Baronang, Kerapu, Patin, de-el-el deh. Sesuai selera, boleh di-goreng atau di-bakar.

Mengingat pesan ibu guru, “makan sayur agar badan tetap sehat & segar”…jangan lupa pesen Cah Kangkung kalau makan di sini. Rasanya yang nge-blend banget sama tauco-nya, bikin kita makin sayang sama ibu guru.

Di sela2 kepedesan, keriuhan & keringetan…enaknya nyeruput Kelapa Muda atau Kelapa Ijo yang disuguhin ama batok2nya. Atau cobain deh Es Jeruk Nipis-nya yang bikin lidah makin menari-nari.


Mau liat manusia2 yang kekenyangan setelah makan di Seafood Ayu?
Juz click HERE


Photo AlbumEfek Kekenyangan di Seafood AYU (62 photos)Apr 26, '08 4:29 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Pernah makan di Seafood Ayu di Kelapa Gading yang uenaknya POLLL...!!! One day, aku plus sepupu2ku laennya ditraktir Mas Andrian makan di sini sampe kenyangnya POLLL juga. Dan efek-nya...?

Maaf...kalo mereka memang menjijikan. ;)


Review of Seafood Ayu, juz click HERE

Blog EntryAku Setuju dengan Opini si-PengecutApr 22, '08 10:05 PM
for everyone
Hampir 2 tahun terakhir ini, aku sering dapat anonymous letter dari anonymous persons (baca: manusia2 pengecut). Kenapa aku bilang begitu? Karena mereka hanya berani mengkritik, menasehati & menghujat tanpa mau diketahui identitasnya.

Dan kenapa aku yakin dengan kata "mereka"? Bisa saja kan sebenarnya hanya satu orang saja yang begitu? Ya...aku hanya melihat berdasarkan perbedaan gaya tulisan & batas2 kesopanan di tulisan2 mereka.

Anonymous letter itu dikirim via personal message ke Multiply & Friendster-ku, juga via email. Hampir semua isinya taushiyah. Hanya 2 messages yang isinya menghujat & mengobok-obok urusan keluargaku. Apa pun isi messages/email dari pengecut2 itu, aku ingat pesan Bunda-ku yang gigih & tangguh menghadapi kritikan siapa saja.

"Terima lah nasehat,
walau itu dari mulut seekor anjing sekali pun."


Maaf buat yang kurang berkenan. Tapi maksud beliau, seburuk2nya manusia di mata manusia, jika dia menilai kita...anggap itu sebagai kursus kepribadian gratis. Banyak orang berani bayar mahal untuk meningkatkan kualitas kepribadiannya.

Awal tahun ini, aku punya fans gelap baru di Friendster-ku, nama samarannya Holy. Isi message-nya memang taushiyyah dengan bahasa manusia yang sudah ter-tarbiyah dengan mustawa tinggi. Tapi Mr.Holy ini terlalu dalam mencampuri urusan keluargaku. Sekali...aku reply message-nya dengan mengucapkan terima kasih atas nasehat2nya. Ternyata itu membuatnya makin besar kepala, dengan terus mengirimkan nasehat2 lainnya yang nggak lupa disertai dengan menyebut2 masalah keluargaku. belum sempat aku reply message-nya yang ke-2, aku jadi apatis begitu lihat namanya.

Pertengahan Maret tahun ini, dia mengirimkan pesan bukan via personal message lagi. Tapi via comment, masih di Friendster-ku. Karena Mr.Holy  ini bukan salah satu contact-ku, jadi harus aku approve/reject terlebih dulu sebelum ter-published di tampilan Friendster-ku. Selesai baca testimony-nya...aku sangat2 sependapat dengan si-Pengecut ini. Tapi di sisi lain, aku sangat membenci sikapnya.

Tanpa memperpanjang keraguanku, ingat pesan Bunda-ku ke anak2nya, aku approved semata-mata semoga testimony-nya itu bisa jadi pencerahan buat kita ummat Islam yang aktif di dunia maya.

Ini testimonial dari Mr.Holy :


assalamu'alaikum.

cuma mau ingatkan aja
^_^


kumohon bagi yang mempunyai...
bagi yang memiliki....
bagi yang melihat....
bagi yang berminat....

FOTO ORANG PAKE BOM DI BADANNYA
ATAU SEJENISNYA...
DITAMBAH BESERTA ATRIBUT ISLAM...

tolong di tolong di pertimbangkan lagi,
klo bisa dihapus.

seakan islam mengajarkan hal itu,

padahal...

islam sangat menentang hal ini,
dan sangat menentang akan hal ini
dan sangat menentang akan hal ini,

semangat dakwah bukan dengan seperti ini,
bukan dengan menunjukkan hal hal rusak.

minfadhlik ya saudaraku,

kutakutkan..
dakwah islam terhambat..
terfitnah...
tersisihkan...
terintimidasi...

karena kebodohan beberapa golongan.

ya Allah,
cukup sudah kesusahan dakwah agamaMu ini,
mudahkan ya Allah,
agar kami bisa menjalankan syariatMu yang sahih

yang benar dari Allah,
yang salah dari syaitan dan kebodohan ana.
Allahu'alam

kritik dan pesan selalu terbuka.


Yang punya ID di Friendster, bisa baca di sini.

Aku setuju banget dengan opini yang disampaikannya itu, seperti gambar2 di bawah ini yang sering dijadikan headshot di Multiply, Friendster, atau blog2 lainnya.

Memang hak kita untuk menampilkan headshot sesuka kita, seperti headshot-ku yang narcist itu yang juga mengundang kontra dari beberapa fans gelapku. Dan semoga opini dari Mr.Holy bisa jadi pertimbangan untuk semangat jihad kita, yang bukan hanya di medan perang...apalagi kita hanya bisa menampilkan gambar2 tersebut tanpa ada aksi yang lebih kongkrit, yang akhirnya hanya menimbulkan fitnah untuk Islam.

Aku yakin, Muslim yang membaca journal-ku ini sudah faham bahwa kita bisa berjihad di mana saja. Di dunia sastra seperti Mbak Helvy, Mbak Asma, Teh Pipit, Mbak Afifah Afra, dll. Atau mencerdaskan ummat di bidang penulisan seperti Mas Jonru, dkk. Untuk seorang pelajar/mahasiswa pun, perginya dalam menuntut ilmu termasuk jihad...yang kalau mereka dipanggil-NYA saat menuntut ilmu bisa dikategorikan mati syahid. Dan aku sebagai seorang perempuan yang nggak bisa apa2...cukup berpegang dengan kalimat "Jihadnya seorang wanita adalah melahirkan".

Slogan-ku pribadi, kita boleh berbeda pendapat...asal ukhuwwah tetap terjaga. Mohon maaf sebesar2nya untuk sahabat2ku yang nggak berkenan dengan journal-ku ini.

JazaakumuLLOHU wa khoirul jazaa' untuk Mr.Holy.



Glossaries of Islamic Terms (for my non-Muslim readers) :
~ taushiyah (nasehat)
~ tarbiyah (proses pengembangan dan bimbingan, meliputi jasad, akal, dan jiwa, yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan tujuan akhir si anak didik tumbuh dewasa dan hidup mandiri di tengah masyarakat)
~ mustawa (level tarbiyah)
~ jihad (berjuang atau berusaha dengan keras & nggak harus berarti perang dalam makna fisik)
~ mati syahid (kematian pada saat berjuang keras, sehingga kematiannya itu menjadi saksi atas kegigihan usahanya & itu sebuah taruhan dari kehormatannya dalam perjuangannya)
~ ukhuwwah (persaudaraan)
~ jazakumuLLOHU wa khoirul jazaa' (ucapan terima kasih yang lebih bermakna & mengandung do'a, yang artinya "semoga ALLOH membalasmu dengan balasan yang lebih baik lagi")



Blog EntryKeinginan Seorang A-Be-GeApr 20, '08 11:05 PM
for everyone

“Bunda, lulus SD aku mau ke pesantren ya…?” permintaan itu keluar dari bibir putri sulungku 2 tahun yang lalu.

Jujur…aku kaget! Secara, selama ini dia nggak pernah pisah dari aku sejak kecil. Lebih kagetnya lagi, permintaan itu diajukannya saat dia masih harus melalui 2 tahun lagi di bangku Sekolah Dasar.

“Jangan2…dia bosen sama aku ya…?” pertanyaan yang selalu melekat di kepalaku, sampai pernah membuat  B16 0KE  mencium teman sejawatnya di toll.

Aku langsung mendiskusikan hal itu ke Ayahnya & Eyang Utinya, juga Eyang Kakungnya. Ayahnya setuju sekali, secara beliau berharap anaknya  yang menjelang ABG itu bisa menikmati masa2 pubernya di pesantren & akan mengembalikan Mbak Athira ke komunitas yang lebih heterogen (baca: SMU Negri) setelahnya.

Begitu juga Eyang Utinya, beliau langsung semangat membuat planning akan membangun villa mungil yang permanent di tanah sisa waqaf di kompleks Nurul Fikri Boarding School. Agar nantinya kita sekeluarga bisa sering2 menjenguk Mbak Athira, seperti ketika Bulek Nieza-nya juga nyantri di sana.

Eyang Kakung, Alloh yarham, kurang setuju cucunya dikirim ke Nurul Fikri…kalau memang ada pesantren modern lain yang bisa dibilang bagus. Aneh…padahal Bapak salah satu bidan lahirnya yayasan tersebut. Dan Almarhum masih punya sedikit hak di lahan itu. Mungkin bosen kali ya...10 tahun harus lihat logo Nurul Fikri di seragam anak2nya.

*****

Awal kelas 6, tiba2 Ayah-nya menawarkan Asy-Syifa Boarding School  lengkap dengan brosur dan presentasinya yang disampaikan oleh beliau langsung.

Aku juga bosen ditanya sama ibu2 satu gank komite sekolah, “Kenapa nggak coba2 aja dulu, Bun?”

Lah…?! Siapa yang mau dicoba kalau anaknya nggak berminat sama sekali…?! Aku…?! Bisa nangis Bombay guru2 di Asy-Syifa punya santri macam aku.

*****

“Bunda…pendaftaran di Asy-Syifa masih buka nggak ya…?” pertanyaan  itu bikin aku lebih kaget dari 2 tahun yang lalu.

“Astaghfirulloh…! Siapa yang ngasih pelet Subang ke kamu, Nak…?”

“Dini…!”

“Dini…?! Your classmate…?”

“Yup…!”

Dini…salah satu "rival" Mbak Athira dalam pembelajaran di sekolah untuk meraih nilai tertinggi. Teman sekelas Mbak Athira yang cerdas, paling dewasa, paling sholehat & paling mandiri. Satu sifat anak ini yang aku paling suka lagi, mau berkorban demi temannya. Selama 5 hari kerja, anggota keluarganya hanya dia, Ayahnya, kakaknya & adiknya. Ibunya sedang meneruskan studi masternya di ITB dan hanya pulang weekend aja. Aku memang selalu memuji Dini di depan Mbak Athira & teman2 sekelasnya. Athira pun sering membawa oleh2 cerita pulang sekolah tentang kebanggaannya akan temannya yang satu itu. Tapi Dini bukan type orang yang suka menasehati temannya, apalagi hanya untuk mempromosikan pesantren baru itu.

“Bunda koq malah bengong…? Please, kapan kita ke sana…? Pendaftarannya masih buka nggak ya, Bunda…?”

“Wait…! I’m still wondering what did she say you…?” 

“I promise to tell you after you call to Asy-Syifa. K...? Here the number's.” Katanya sambil menyodorkan brosur Asy-Syifa yang persis pernah diberikan Ayahnya.

*****

“Jadi, beberapa hari yang lalu…Dini curhat ke aku kalau aja umur dia belum 13 tahun sekarang ini, dia pengen banget masuk Asy-Syifa yang kata teman kakaknya yang nyantri di sana, pesantren baru yang bagus banget, kayak sekolah alam & pesantren modern termurah dengan fasilitas lengkap. Siswanya juga cuma 130 anak per angkatan dengan seleksi masuk yang ketat. Dini harus masuk SMP Negri yang ada akselnya, biar dia bisa sekolah cuma 2 tahun. That’s all, Bunda.” ceritanya setelah aku menghubungi ayahnya, bukan Asy-Syifa. Karena ayahnya yang punya hubungan ke sana.

Eyang Utinya sedikit kecewa, tapi kebiasaan selalu menuruti kemauan cucu2nya bisa mengalahkan perasaan itu. Eyang Kakungnya sangat berharap Mbak Athira diterima di Asy-Syifa, waktu Mbak Athira ceritakan sendiri keinginannya itu.

*****

Setelah survey dan mendaftar ke Asy-Syifa, kami juga survey dan mendaftar ke Nurul Fikri untuk berjaga-jaga kalau2 belum rizqi Mbak Athira untuk bertani juga di Asy-Syifa.

Sampai di Nurul Fikri di Anyer, dia nggak mau turun dari mobil dengan alasan sudah tau sampai detail pesantren itu. Jadi, kami cuma sholat & ambil formulir aja. Lebih banyak waktu main di pantai & bermalam di Serang.

Tanggal 30 Maret, yang harusnya ujian test masuk Nurul Fikri, Mbak Athira sengaja mengalihkan konsentrasiku ke hari itu…sampai sorenya di tanggal itu dia bilang, “Bunda, bukannya hari ini harusnya aku test untuk NFBS…?”

“Innalillahi…! Gubraks…! Koq Mbak nggak ngingetin aku…?”

“Aku juga lupa.” jawabnya sambil ngeloyor ke connecting door yang menghubungkan rumah kami dengan tetangga sebelah.

 *****

Dan alhamdulillah…usahanya yang luar biasa demi pesantren baru itu, sampai harus cheating di tanggal 30 Maret, mengharuskan aku menerima sms ini kemarin pagi :

Assalamualaikum. Selamat anak bpk/ibu dinyatakan lulus tes di Assyifa. Daftar ulang 21 April-4 Mei 08. Terimakasih.

Aku langsung menyampaikan ke Bunda, yang membuatnya menangis terharu. Karena dia sangat tau cita2 cucunya yang satu itu. Yang sampai detik2 menjelang test di Subang waktu itu, Mbak Athira izin telefon Eyang Uti-nya yang sedang melaksanakan ibadah umroh. Dan belum pernah aku melihat anak sulungku ini sujud syukur tanpa disuruh, kecuali kemarin…begitu aku sampaikan kabar gembira ini.

*****

Mbak Yayang...semoga dirimu turut menjadi bagian butiran benih-benih yang sudah terpilih untuk dapat tumbuh dengan baik dan memberikan buah bermanfaat untuk ummat, juga perbaikan peradaban masa depan.

Untuk teman2nya yang belum mendapatkan rizqinya di ladang ini, pasti kalian menemukan ladang lain yang jauh lebih baik untuk kalian...karena Dia Maha Pembuat Rencana.

Untuk sahabat2ku semua, baik para MPers & non-MPers yang setia membaca journal-ku...jazaakumullohu khoiron katsiro untuk support & do'a tulus kalian, terima kasih banyak, thanks so much.

Jazaakumullohu khoiron katsiro juga untuk Pak Tri, Bu Metty & Bu Sari yang mendukung Athira memenuhi keinginannya ini. Juga untuk Ayah Oke, Eyang Uti, Almarhum Eyang Kakung, Bulek Cimon, Bulek Nieza, Om Ghanenk, Dede & Mbak Nofa atas do'a juga support moral & materil dari kalian.

Jazaakillahu khoiron katsiro, Dini sayang...yang udah ngasih contoh baik ke temen2nya tanpa dirimu sadari, Nak...



Blog EntryTerima Kasih, Sayang...Apr 12, '08 11:06 AM
for everyone

Ketika kalian marah,
Kalian ajari aku kesabaran

Ketika kalian salah,
Kalian ajari aku keterbatasan

Ketika kalian kalah,
Kalian ajari aku ketegaran

Ketika kalian sedih,
Kalian ajari aku kelembutan

Ketika kalian tersenyum,
Kalian ajari aku kepuasan

Ketika kalian tertawa,
Kalian ajari aku kebahagiaan

Ketika kalian berhasil,
Kalian ajari aku kesyukuran

Ketika kalian diam,
Kalian ajari aku kefanaan

Ketika kalian berdo’a,
Kalian ajari aku ketundukkan

Ketika kalian bahagia,
Kalian ajari aku arti cinta


Terima kasih anak-anakku,
Yang setiap hari mengajariku

Arti hidup…dan hidup yang berarti

 


Photo AlbumMbak Test Dede Sembuh (74 photos)Apr 11, '08 2:40 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Tengkyu banget buat do'a & support sahabat2ku di "Dilema...oh, dilema..." Especially buat yang ngasih saran untuk bawa Dede ke Subang. AlhamduliLLAH...Dede malemnya minta sendiri kalo dia mau ikut nemenin Mbak Athira test masuk Asy-Syifa Boarding School. Padahal Dede ini paling males travelling yang harus makan waktu lama di mobil.

Jam 4 dini hari kita start dari rumah. SubhanaLLOH...begitu masuk Rest Area Toll Cikampek Km.57, pas banget adzan Shubuh berkumandang. Selesai sholat kita lanjut lagi ke Subang & sampai di sana jam 6 pas. Sarapan...jalan2 kaki...nikmatin udara segar & pemandangan yang masih berselimut kabut tipis...yang bikin Dede jadi fresh & kembali heboh...!

Di Asy-Syifa sendiri udah makin banyak peserta ujian plus ortu/keluarga yang dateng. Ada yang udah stayed di sana dari hari2 sebelumnya, ada juga yang seperti kita. Total jumlah peserta test untuk pesantren putri-nya 310 anak, dengan quota 130 anak.

Moga ALLOH ngasih yang terbaik buat Mbak Yayang ya, Nak... :)

Blog EntryDilema...oh, dilema...Apr 4, '08 12:53 PM
for everyone

Sore ini, Dede mendadak demam. Suhu badannya tinggi banget & nggak mau makan sama sekali. Sebenernya udah dari tadi pagi, sebelum berangkat sekolah dia muntah2 tapi aku pikir hanya kekenyangan seperti biasa. Ternyata di sekolah pun dia muntah lagi.

Aku bingung… Udah lama direncanakan, besok kami akan bermalam di Subang-Purwakarta. Karena hari Ahad tanggal 6 April ini, jam 8 pagi, Mbak Athira mau test masuk Pesantren Asy-Syifa di daerah itu. Hotel dekat pesantren itu pun udah di-booked. Dan ini pesantren pilihan dia sendiri, dimana dia semangat banget supaya bisa diterima di pesantren ini.

Jelas nggak mungkin bawa Dede…tapi lebih nggak mungkin lagi ninggalin Dede di rumah hanya dengan khodimat & pengasuhnya. Biasanya, setiap dihadapi kondisi terjepit seperti ini…aku masih bergantung pada Bunda nitip anak2ku. Tapi Bunda lagi umroh.

Mbak Athira sendiri punya kebiasaan, setiap mau test apa aja harus minta aku cium dulu kepalanya. Apa ini emang saatnya dia mulai belajar mandiri? Tapi aku yang masih belum siap, apalagi di saat dia lagi berjuang meraih cita2nya masuk pesantren ini.

Ya, ROBB…kalau aku menemani salah satu dari mereka berdua, apa yang ada di benak salah satunya lagi ya?

Astaghfirulloh al ‘adziem… Koq anak baru 2 aja, aku dah merasa kayak gini sih…? Padahal waktu belum hijrah aja, cita2 pengen punya 7 anak.


SyafahaLLOH buat Dede Bilqis...

Wish her success buat Mbak Athira...

Cepet pulang dong, Eyang Uti...


Blog EntryMEntari yang menyakitkanApr 3, '08 9:43 PM
for everyone

Kemaren…tanggal 3 April jam 3 dini hari, aku nganter Bunda, Nieza, Pakde & sodara ke bandara untuk melaksanakan umroh di Tanah Suci. Kakak2 ipar-ku & mertuaku juga berangkat.

Sesampainya di airport, ternyata pesawat yang akan ditumpangi mereka delayed sampai jam 9 pagi. Aku pamit pulang, karena kalau harus menunggu sampai mereka check-in…aku akan terjebak jam of rush hour. 

Jam 6 teng aku mulai keluar dari parking area, setelah sebelumnya berbekal cold milk & orange juice buat breakfast-ku O-Te-We driving home. Kunikmati pemandangan yang masih berselimutkan kabut tipis yang mulai pudar oleh semburat hangat sinar menntari. Nggak lupa aku tuned gelombang radio dimana Mbak Ari biasa mangkal.

SubhanaLLOH…indah sekali view di kanan-kiriku. Tambak2, rawa yang dipenuhi pohon bakau, danau di sebelah Sheraton Bandara, juga bangau2 yang berdiri anggun di tepian danau. Ternyata di arah Timur Laut ada gunung yang sangat terlihat jelas, entah gunung apa namanya. 

Ku songsong mentari yang mulai meninggalkan peraduannya. Tapi…semakin lama semakin menyakitkan mataku. Sunshield yang aku turunkan dari lipatannya, belum berfungsi total. Tinggi mentari waktu itu masih terlalu rendah dari sunshield mobilku. Begitu juga sunglasses yang aku kenakan, sinar mentari masih terlalu tajam menghujam film coating sunglasses-ku.

Ah…ternyata menyongsong dirimu terlalu menyakitkan buatku… 

Selama ini, setiap aku harus ke bandara sebelum adzan Shubuh berkumandang…nggak pernah aku harus menyambut bintang terbesar itu di toll bandara. Beberapa kali aku menikmati keindahan gradasi pendaran cahaya paginya di balik jendela pesawat.

At least, kalaupun ke bandara setelah Shubuh…mentari hanya menusukku dari belakang & selalu kumaafkan, karena pantulan sinarnya pada pemandangan di depanku sangat indah aku nikmati. 

Tapi tetap saja…tertusuk dari belakang oleh mentari ataupun menyongsongnya, sungguh menyakitkanku…


Blog Entrybukan hanya untuk para BOSS perusahaanMar 30, '08 1:44 AM
for everyone
Bagi Anda para boss yang ingin melanggengkan kedudukan Anda sebagai boss, perlu sekali memperhatikan tips di bawah ini. Tips ini harus Anda tekankan kepada bawahan Anda supaya dihayati.


The Boss' Rules
Rule # 1 : The Boss is always right
Rule # 2 : When the Boss is wrong refer to rule # 1

Bila boss bersikukuh dengan pendapatnya, itu artinya beliau konsisten;
Bila staff bersikukuh pada pendapatnya itu artinya dia keras kepala, kepala batu!

Bila boss berubah-ubah pendapatnya, itu berarti beliau flexibel;
Bila staff berubah-ubah pendapatnya, itu berarti dia plin-plan! Nggak punya pendirian!

Bila boss bekerja lambat, itu artinya beliau teliti;
Bila staff bekerja lambat, itu artinya dia nggak perform!

Bila boss bekerja cepat, itu artinya beliau smart;
Bila staff bekerja cepat, itu artinya dia terlalu terburu-buru mengerjakan tugasnya!

Bila boss lambat dalam mengambil keputusan, itu artimya beliau hati-hati;
Bila staff lambat dalam mengambil keputusan, itu artinya dia telmi!

Bila boss cepat mengambil keputusan, itu artinya beliau berani mengambil resiko;
Bila staff cepat mengambil keputusan, itu artinya dia gegabah! Ceroboh!

Bila boss mem-by-pass prosedur, itu artinya beliau proaktif...inovatif...kreatif;
Bila staff mem-by-pass  prosedur, itu artinya dia melanggar aturan!

Bila boss curiga terhadap mitra bisnis, itu artinya beliau waspada;
Bila staff curiga terhadap mitra bisnis, itu artinya dia negative thinking! Paranoid!

Bila boss mengatakan, "Sulit", itu artinya beliau prediktif & antisipatif;
Bila staff mengatakan "Sulit", itu artinya dia pesimistik!

Bila boss mengatakan "Mudah", itu artinya beliau optimis;
Bila staff mengatakan "Mudah", itu artinya dia meremehkan masalah!

Bila boss sering keluar kantor, itu artinya beliau rajin ke customer & sibuk;
Bila staff sering keluar kantor, itu artinya dia sering keluyuran!

Bila boss sering entertain, itu artinya beliau rajin melobi customer;
Bila staff sering entertain, itu artinya dia menghamburkan anggaran!

Bila boss tidak pernah entertain, itu artinya beliau hemat;
Bila staff tidak pernah entertain, itu artinya dia tidak becus melobi customer!

Bila boss menyervis atasan, itu artinya dia melobi;
Bila staff menyervis atasan, itu artinya dia menjilat!

Bila boss sering tidak masuk, itu artinya beliau kecapaian karena kerja keras;
Bila staff sering tidak masuk, itu artinya dia benar2 seorang pemalas!

Bila boss minta fasilitas mewah, itu artinya beliau menjaga citra perusahaan;
Bila staff minta fasilitas mewah, itu artinya dia terlalu banyak menuntut, tidak tahu diuntung!

Bila boss lagi emosi ke staff-nya, itu artinya "Boss juga manusia";
Bila staff lagi emosi ke Boss-nya "Nggak tahu diri!".

Finally...
Bila boss membuat tulisan seperti ini, itu artinya beliau pandai membuat lelucon, humoris, jempolan;
Bila staff membuat tulisan seperti ini, itu artinya dia sedang frustrasi, kurang kerjaan, pengangguran, iri terhadap karir orang lain, negative thinking, nggak tahan banting, provokatif, dan BaSaH (Barisan Sakit Hati -red.)...!


Krn aku yg posting, so...Bozz Basmah/LuLu yg punya kuasa...


Photo AlbumOcean Park 140707 (52 photos)Mar 16, '08 11:41 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
School Holiday 14 July 2007
Baru nemu folder-nya...krn sempet ilang entah kmana. Ini pun nggak lengkap, banyak yg ilang. undefined

MusicYogyakarta - KLA ProjectMar 15, '08 4:40 PM
for everyone
Lagu2 JaDul gue SMP... Tapi yg Yogyakarta really makez ME missing Jogja so much... So many sweet memories of mine over there... >:D<
01 YOGYAKARTA   
02 TENTANG KITA   
03 BANTU AKU   
04 ANAK DARA   
06 LAGU BARU   
07 BAIKNYA   
09 LAGUKU   
10 WAKTU TERSISA   
11 RENTANG ASMARA